Polsek Koto Tangah menjadi salah satu polsek yang disorot karena dinilai paling progresif dan konsisten dalam mendukung program strategis pemerintah, khususnya program ketahanan pangan nasional.
Di bawah kepemimpinan Kompol Afrino, Polsek Koto Tangah mengembangkan lahan pangan berkelanjutan yang dikelola langsung oleh jajaran kepolisian bersama masyarakat.
Program tersebut meliputi budidaya pertanian dengan sistem hidroponik, peternakan mini ayam petelur, serta budidaya perikanan air tawar seperti ikan lele, ikan baung, dan ikan nila.
Program ini tidak hanya bertujuan mendukung ketersediaan pangan, tetapi juga menjadi contoh konkret peran Polri dalam pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal, khususnya di wilayah perkotaan.
Selain ketahanan pangan, Polsek Koto Tangah juga dikenal aktif hadir dalam berbagai momen krusial di Kota Padang. Kehadiran Kompol Afrino dan jajarannya kerap terlihat dalam penanganan persoalan sosial, pengamanan kebijakan publik, hingga penegakan aturan yang menyita perhatian masyarakat luas.
Salah satunya saat Polsek Koto Tangah terlibat langsung dalam pengamanan penyegelan sebuah sekolah di Kota Padang buntut polemik Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), yang kala itu menjadi perhatian publik.
Kunjungan Presiden ke Polsek Koto Tangah ini dipandang sebagai bentuk apresiasi terhadap peran aktif kepolisian sektor dalam mendukung agenda nasional, tidak hanya di bidang keamanan, tetapi juga pembangunan sosial dan ketahanan pangan.
Hingga berita ini diturunkan, jajaran Polsek Koto tangah dan Polresta Padang yang dipimpin oleh Kapolresta Kombes Pol Apri Wibowo masih menunggu kedatangan rombongan Presiden kembali dari rangkaian peninjauan di markas Polsek Koto Tangah. (*)





