Selain itu, Sekda diminta memastikan efektivitas dan efisiensi program pembangunan, meningkatkan kesiapsiagaan daerah terhadap potensi bencana, serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat guna mengatasi keterbatasan fiskal daerah.
“Mengingat Pesisir Selatan merupakan wilayah rawan bencana, Sekda harus aktif dan responsif dalam perannya sebagai Kepala BPBD secara ex-officio,” katanya.
Bupati juga memberikan arahan khusus kepada Kepala Dinas Perhubungan yang baru, Zoni Eldo, untuk mengawal pembangunan Pelabuhan Panasahan agar dapat berfungsi optimal sebagai pengungkit pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat Pesisir Selatan.
Usai dilantik, Sekda Zainal Arifin menyatakan komitmennya untuk segera menjalankan seluruh arahan dan kebijakan Bupati, terutama dalam mempercepat reformasi birokrasi dan memperkuat koordinasi lintas sektor.
“Amanah ini adalah tanggung jawab besar. Langkah awal kami adalah memastikan seluruh perangkat daerah bekerja secara kolaboratif, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat kesiapsiagaan bencana melalui BPBD,” ucapnya.
Zainal juga menambahkan bahwa pihaknya akan segera melakukan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah melalui koordinasi intensif dengan kementerian dan lembaga di tingkat pusat.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Pesisir Selatan, unsur Forkopimda, Ketua DPRD, serta seluruh kepala perangkat daerah. Bupati berharap penyegaran birokrasi ini mampu mendorong peningkatan kinerja pemerintahan dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Pesisir Selatan. (*)





