UTAMA

Khawatir Keselamatan Anak dan Lansia, Warga Tabiang Banda Gadang Tolak Tempati Huntara Rusunawa Lubuk Buaya

0
×

Khawatir Keselamatan Anak dan Lansia, Warga Tabiang Banda Gadang Tolak Tempati Huntara Rusunawa Lubuk Buaya

Sebarkan artikel ini

Hingga kini, endapan lumpur dan material kayu sisa banjir masih menutup akses jalan serta menggenangi sejumlah rumah, membuat warga belum bisa kembali beraktivitas normal.

Di sisi lain, relokasi ke Rusunawa Lubuk Buaya sejatinya disiapkan pemerintah sebagai solusi hunian sementara yang lebih layak dan terpusat.

Namun, peristiwa ini menjadi catatan penting bahwa penanganan pascabencana tidak hanya soal ketersediaan tempat tinggal, tetapi juga memastikan rasa aman dan nyaman bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

Baca Juga  Rakernas APPSI di Bali, Wagub Audy Joinaldy Perjuangkan Status Honorer yang Sudah Lama Mengabdi

Warga berharap pemerintah daerah dapat mengevaluasi kembali skema relokasi, termasuk penempatan hunian yang lebih sesuai dengan kondisi sosial dan psikologis pengungsi.

“Kami hanya ingin tempat yang aman untuk keluarga, sampai rumah kami benar-benar bisa ditempati lagi,” tutur warga lainnya.

Situasi ini mencerminkan tantangan penanganan bencana di perkotaan, di mana solusi cepat perlu diimbangi dengan pendekatan humanis agar kebijakan pemulihan benar-benar menjawab kebutuhan warga terdampak. (*)