“Kita sama-sama mengetahui masyarakat terdampak bencana ini kehilangan tempat tinggal, pekerjaan, bahkan pakaian untuk anak-anak mereka bersekolah. Semua ini harus segera kita bantu, termasuk sarana dan prasarana pendidikan di daerah yang paling membutuhkan,” ujarnya.
Sementara itu, terkait pelaksanaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Kapolda mengimbau masyarakat untuk memperbanyak ibadah dan doa bersama, serta menghindari kegiatan hura-hura dan penggunaan kembang api pada malam pergantian tahun.
“Setiap Polres diminta menurunkan personel untuk mengamankan pelaksanaan Nataru, terutama di titik-titik rawan, serta menindak pelanggaran yang terjadi selama masa perayaan,” tegasnya.
Kapolda Gatot juga mengajak seluruh pihak untuk terus bekerja sama dan bahu-membahu membantu korban bencana banjir dan longsor, sekaligus menjaga ketertiban dan kekhusyukan ibadah selama perayaan Nataru. (*)














