OPINI

Perawatan Pascaoperasi Katarak: Pantangan dan Aktivitas yang Harus Dihindari

1
×

Perawatan Pascaoperasi Katarak: Pantangan dan Aktivitas yang Harus Dihindari

Sebarkan artikel ini

Oleh : DR. Dr. Soefiandi Soedarman, SpM(K) (Tim Medis JEC)

Operasi katarak adalah prosedur aman dan cepat untuk mengganti lensa mata yang keruh dengan lensa buatan (IOL). Meski proses operasinya singkat, hasil jangka panjang sangat bergantung pada perawatan pasca operasi katarak.

Banyak pasien bertanya mengenai pantangan, aktivitas yang boleh atau tidak boleh dilakukan, serta berapa lama waktu pemulihannya.

Artikel ini membahas larangan setelah operasi katarak, durasi pemulihan, makanan yang harus dihindari, hingga aturan penggunaan gadget atau aktivitas fisik pascatindakan.

Operasi Katarak Berapa Lama dan Berapa Lama Pemulihannya?

Prosedur operasi katarak berapa lama? Rata-rata hanya membutuhkan waktu 10–20 menit per mata, tergantung metode dan kondisi pasien. Setelah operasi, pasien biasanya diperbolehkan pulang di hari yang sama.

Masa pemulihan pasca operasi katarak:

1–3 hari: penglihatan mulai membaik
1 minggu: peradangan menurun
1 bulan: pemulihan hampir sempurna
3 bulan: hasil visual sudah stabil sepenuhnya

Selama periode ini, kepatuhan terhadap larangan dan instruksi dokter sangat penting.

Larangan Setelah Operasi Katarak

Setelah menjalani operasi mata katarak, pasien harus mengikuti instruksi dokter dengan disiplin.

Berikut adalah daftar larangan setelah operasi katarak yang wajib diperhatikan:

1. Menggosok Mata

Menggosok mata termasuk pantangan setelah operasi katarak yang sangat berbahaya. Kebiasaan ini bisa menyebabkan iritasi, infeksi, bahkan membuat lensa buatan bergeser.

Baca Juga  Memungsikan Surau, Menghidupkan Umat

Tips agar terhindar dari kebiasaan menggosok mata:
Gunakan obat tetes mata sesuai resep dokter.
Kompres dingin jika terasa gatal.
Pakai kacamata pelindung saat beraktivitas di luar.

2. Menekan atau Menahan Mata

Tekanan pada mata, baik sengaja maupun tidak, dapat menyebabkan lensa intraokular bergeser. Inilah salah satu larangan setelah operasi katarak yang paling sering diabaikan pasien.

Cara mencegah:
Hindari mengangkat beban berat.

Jangan olahraga dengan risiko benturan.

Tidur dengan posisi kepala lebih tinggi.

3. Mengemudi Terlalu Cepat

Mengemudi membutuhkan konsentrasi dan penglihatan yang stabil. Karena itu, mengemudi sebelum dokter mengizinkan termasuk pantangan setelah operasi katarak.

4. Berenang

Air kolam renang bisa mengandung kuman dan bahan kimia yang berisiko memicu infeksi. Itulah sebabnya berenang menjadi larangan setelah operasi katarak hingga kondisi benar-benar pulih.

5. Menggunakan Make-Up di Sekitar Mata

Kosmetik di area mata bisa memicu iritasi atau infeksi, terutama di minggu pertama pemulihan. Maka dari itu, penggunaan make-up di sekitar mata adalah salah satu pantangan setelah operasi katarak yang perlu dihindari.

Perawatan Pascaoperasi Katarak: Apa yang Harus Dilakukan?

1. Gunakan Obat Tetes Mata Sesuai Jadwal

Obat tetes berfungsi mencegah infeksi dan mengurangi peradangan. Penggunaan harus tepat waktu dan tidak boleh berhenti sebelum diinstruksikan.

2. Jaga Kebersihan Mata


Cuci tangan sebelum menyentuh area mata
Hindari percikan sabun saat mandi
Gunakan tisu bersih bila ada air mata berlebih

Baca Juga  Padang; Kota Banjir Krisis Air

3. Istirahat Cukup dan Hindari Kelelahan

Aktivitas harian boleh dilakukan, tetapi jangan memaksakan diri.

Setelah Operasi Katarak Apakah Boleh Main HP?
Penggunaan gadget seperti HP, laptop, atau TV sebenarnya boleh, namun harus dibatasi:

Disarankan:
Istirahat mata setiap 20 menit (aturan 20-20-20)
Hindari layar terang atau kontras tinggi.
Jangan menonton atau membaca terlalu lama di hari pertama.
Cahaya dari HP tidak merusak hasil operasi, tetapi dapat membuat mata cepat lelah dan memperlambat kenyamanan visual.

Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Setelah Operasi Katarak

Untuk mempercepat penyembuhan dan mengurangi risiko peradangan, beberapa jenis makanan sebaiknya dibatasi:

Makanan yang tidak boleh dimakan setelah operasi katarak:
Makanan tinggi gula berlebih (kue, minuman manis)
Makanan tinggi garam (junk food, makanan instan)
Gorengan dan makanan berlemak tinggi
Alkohol
Makanan pedas bila menyebabkan iritasi atau tekanan darah naik

Sebaliknya, konsumsi makanan kaya nutrisi berikut sangat dianjurkan:
Sayuran hijau
Buah kaya vitamin C (jeruk, kiwi)
Ikan tinggi omega-3 (salmon, tuna)
Telur dan kacang-kacangan

Mengetahui dan mematuhi pantangan setelah operasi katarak adalah kunci keberhasilan pemulihan.

Dengan menghindari kebiasaan berisiko, Anda bisa mempercepat penyembuhan, mencegah komplikasi, dan menjaga hasil operasi tetap optimal. (*)