SOLOK KOTA, HARIANHALUAN.ID–Sorot mata Wali Kota Solok tampak berbinar ketika satu per satu anggota kafilah melangkah memasuki Balairung 99 Rumah Dinas Wali Kota Solok, Sabtu (20/12).
Tak ada raut kecewa, meski hasil akhir Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) Tingkat Provinsi Sumatera Barat ke-41 Tahun 2025 menempatkan Kota Solok di peringkat delapan dengan raihan 88 poin.
Yang mengemuka justru rasa bangga dan apresiasi mendalam atas perjuangan para kafilah yang telah membawa nama daerah dengan penuh kehormatan.
Di hadapan para peserta, pelatih, pembina, dan official kafilah, Wali Kota menegaskan bahwa perjuangan di arena MTQN bukan sekadar tentang angka dan peringkat. Lebih dari itu, kehadiran kafilah Kota Solok di ajang keagamaan tingkat provinsi merupakan ikhtiar bersama dalam menjaga marwah Al-Qur’an serta menanamkan nilai-nilainya di tengah masyarakat.
“Keikutsertaan saudara-saudara semua adalah perjuangan yang patut dihargai. Kalian telah menunjukkan semangat, dedikasi, dan akhlak yang membanggakan. Prestasi boleh dinilai dengan poin, tetapi pengabdian kepada Al-Qur’an jauh lebih mulia,” ujar Wali Kota dengan nada penuh ketulusan.
MTQN, menurut Wali Kota, adalah ruang pembinaan sekaligus ladang pembelajaran. Di sanalah lahir generasi Qur’ani yang tidak hanya fasih melantunkan ayat suci, tetapi juga mampu menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Ia berharap pengalaman selama mengikuti MTQN dapat menjadi bekal berharga bagi para kafilah untuk terus mengasah kemampuan dan memberi kontribusi positif bagi masyarakat.
Suasana kekeluargaan terasa kental dalam acara penyambutan tersebut. Kehadiran Sekretaris Daerah Kota Solok, para asisten, kepala perangkat daerah, tokoh agama, serta unsur terkait lainnya menjadi penegas bahwa perjuangan para kafilah adalah perjuangan bersama, yang mendapat perhatian dan dukungan penuh dari pemerintah daerah.
Pada Momen penyambutan itu sekaligus diserahkan bonus bagi anggota kafilah yang berhasil meraih prestasi pada ajang tersebut.
Acara ditutup dengan doa bersama. Doa syukur atas kelancaran pelaksanaan MTQN sekaligus harapan agar dari Kota Solok terus tumbuh generasi yang mencintai Al-Qur’an, berprestasi, dan berakhlak mulia generasi yang kelak bukan hanya mengharumkan nama daerah, tetapi juga menjadi cahaya bagi masyarakat sekitarnya.(*)














