PADANG PARIAMAN, HARIANHALUAN.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, meningkatkan kesiagaan bencana karena debit air di sejumlah sungai di daerah itu mulai meningkat akibat hujan mengguyur daerah itu dan hulu sungai sehingga dikhawatirkan kembali terjadi banjir.
“Ada beberapa sungai yang ketinggian airnya mulai meningkat yaitu di antaranya Aliran Batang Anai dan Batang Ulakan,” kata Sekretaris Daerah Padang Pariaman Rudy Repenaldi Rilis di Parik Malintang, Jumat (2/1).
Ia mengatakan akibat debit aliran sungai Batang Anai meningkat kawasan Tanah Taban, Nagari Pasie Laweh Kecamatan Lubuk dan Perumahan Kasai Kecamatan Batang Anai mulai digenangi air.
Ia menyampaikan air yang menggenangi Tanah Taban lebih dalam dari pada Perumahan Kasai. Namun, lanjutnya beruntung warga di daerah itu telah mengosongkan rumahnya pasca bencana banjir bandang yang terjadi pada akhir November lalu.
Hal tersebut, katanya karena warga di Tanah Taban mendapatkan bantuan biaya kontrak rumah di lokasi aman sehingga rumah yang daerah itu sekarang kosong.
“Jadi tidak dilakukan evakuasi,” katanya.
Meskipun ketinggian air di Tanah Taban pada pukul 11.00 WIB sudah mulai berkurang namun sekitar pukul 14.00 WIB debit air kembali meningkat.
Meningkatnya debit air aliran sungai Batang Anai juga berdampak pada kawasan Perumahan Kasai. Namun warganya sudah mulai mengevakuasi diri karena khawatir terjebak banjir.














