AGAM

BPBD Agam Sebut Pengungsi Dampak Banjir Bandang di Maninjau Jadi 428 orang

1
×

BPBD Agam Sebut Pengungsi Dampak Banjir Bandang di Maninjau Jadi 428 orang

Sebarkan artikel ini

AGAM, HARIANHALUAN.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, mencatat pengungsi dampak banjir bandang di Muaro Pisang Pasar Maninjau, Nagari atau Desa Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya bertambah menjadi 428 orang.

“Sebelumnya, pengungsi hanya 314 orang dan kini bertambah menjadi 428 orang,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam Abdul Ghafur di Lubuk Basung, Jumat (2/1).

Ia mengatakan, pengungsi sebelumnya tercatat hanya 100 kepala keluarga dan menjaga 160 kepala keluarga.

Baca Juga  Kereta Gantung Bakal Dibangun di Danau Maninjau

Mereka mengungsi di musala, rumah keluarga, fasilitas pemerintahan usai rumahnya mengalami rusak terdampak banjir bandang dan berada di zona merah di sepanjang Sungai Muaro Pisang.

“Ada empat unit rumah, warung tiga unit dan penginapan dua unit yang rusak berat akibat bencana ini,” katanya.

Ia mengakui banjir bandang sudah beberapa kali terjadi melanda Pasar Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya dampak meluapnya Sungai Muaro Pisang.

Pada Rabu (31/12) malam, tebing jalan di Kelok 25 di Jorong Kuo Tigo Koto, Nagari Matua Mudik, Kecamatan Matur mengalami longsor, sehingga sungai tertutup material, mengakibatkan sungai tersumbat. Setelah itu, air sungai mencari aliran baru ke arah Simpang Maninjau dan air membawa material lumpur dan berbatuan.

Baca Juga  Agam Lakukan Percepatan Penurunan Stunting Berbasis Nagari