JAKARTA, HARIANHALUAN.ID – Telapak kaki atau tumit yang pecah-pecah sering dianggap sebagai masalah ringan, tetapi kondisi ini bisa menimbulkan rasa tidak nyaman hingga mengganggu aktivitas sehari-hari jika dibiarkan terlalu lama.
Selain membuat penampilan kurang sedap dipandang, retakan pada kulit tumit juga dapat berkembang menjadi lebih dalam dan menimbulkan nyeri. Kabar baiknya, ada berbagai cara sederhana yang bisa dilakukan di rumah untuk membantu mengembalikan kelembapan kulit sekaligus mencegah pecah-pecah kembali muncul.
Berikut beragam cara efektif yang dapat Anda coba untuk mengatasi tumit atau telapak kaki pecah-pecah, berdasarkan informasi yang telah dihimpun dari berbagai sumber.
1. Menggunakan pelembap
Cara paling efektif untuk mengatasi kaki pecah-pecah adalah rutin mengoleskan pelembap. Hal ini penting dilakukan agar kulit kaki tidak mengelupas dan tetap lembap.
Pilihlah krim atau salep yang teksturnya kental serta mengandung bahan-bahan seperti shea butter, gel lidah buaya, atau petroleum jelly. Semakin pekat dan berminyak pelembap yang digunakan, semakin baik kemampuannya untuk melembapkan dan menyembuhkan kulit kering dan retak.
2. Menggosok kaki dengan batu apung
Selain pelembap, batu apung bisa membantu menghaluskan kulit kaki yang keras dan bersisik. Cara ini telah dikenal lama untuk merawat kapalan dan tumit retak. Namun, bagi penderita diabetes atau gangguan saraf seperti neuropati, metode ini sebaiknya dihindari karena berisiko melukai kulit dan memicu infeksi.
3. Pelembap khusus tumit
Krim khusus tumit biasanya mengandung bahan aktif yang melembapkan, melembutkan, sekaligus membantu mengelupas sel kulit mati. Bahan-bahan yang umum ditemukan antara lain urea, salicylic acid, alpha-hydroxy acids, dan saccharide isomerate.





