Ketika hal tersebut terjadi, pemilik yang tidak memiliki keahlian dalam memperbaiki mesin disarankan untuk tidak memperbaikinya secara mandiri. Hal itu sangat merugikan pemiliknya sendiri.
“Utamanya sih di situ. Jadi, pada intinya untuk mesin itu jangan langsung kita coba nyalain. Sekalipun memang tidak ada air yang masuk ke dalam oli mesin, kita starter pun juga bukan berarti mobil itu sudah pasti aman jalannya,” ujar dia.
Pengecekan lainnya juga perlu dilakukan seperti oli transmisi maupun AC dan komponen yang ada di dalamnya. Setidaknya, pemeriksaan yang berkaitan dengan filter yang ada di kendaraan itu wajib untuk diperiksakan.
“Jadi memang yang terkait filter, terkait oli, itu semua yang harus dipastikan bersih dan tidak tercampur sama air,” ungkap dia.
Perawatan kendaraan pascabanjir, memang membutuhkan banyak waktu dan juga biaya yang cukup besar. Hal ini dikarenakan pengecekan yang cukup banyak agar kendaraan bisa kembali prima seperti sebelumnya. (*)





