SUNGAI SARIAK, HARIANHALUAN.ID – Masyarakat Kenagarian Sungai Sariak Lamo kembali menggelar kegiatan gotong royong (goro) untuk kedua kalinya di Masjid Raya Lubuak Bareh, Nagari Sungai Sariak, Kecamatan VII Koto, Kabupaten Padang Pariaman, pada Minggu pagi (4/1/2026).
Kenagarian Sungai Sariak Lamo terdiri dari lima nagari di Kecamatan VII Koto, yakni Nagari Sungai Sariak, Ambuang Kapua Sungai Sariak, Lareh Nan Panjang Sungai Sariak, Bisati Sungai Sariak, dan Limpato Sungai Sariak.
Kegiatan goro ini turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Afredison dan Hengki Irawan, serta Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang meninjau langsung kondisi erosi Sungai Batang Mangoe dan ikut berpartisipasi dalam gotong royong bersama masyarakat.
Selain itu, turut hadir Ketua Baznas Kabupaten Padang Pariaman, M. Defriadi Dt. Rangkayo Basa, Pemerintahan Kecamatan VII Koto, wali nagari se-Kenagarian Sungai Sariak Lamo beserta jajaran pemerintahan, Ketua KAN Sungai Sariak Awaludin Dt. Rangkayo Pandak, ketua dan anggota Bamus Kenagarian Sungai Sariak Lamo, tokoh masyarakat, ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, pemuda pemudi, serta masyarakat setempat.
Gotong royong ini merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yang telah dilaksanakan pada Minggu sebelumnya sebagai upaya penanggulangan erosi Sungai Batang Mangoe. Dalam kegiatan tersebut, satu unit alat berat dikerahkan, sementara masyarakat secara swadaya mengumpulkan batu untuk pembuatan beronjong sebagai penahan tebing sungai.
Langkah ini diharapkan mampu menahan laju erosi sekaligus melindungi Masjid Raya Lubuak Bareh dan lingkungan sekitarnya. Ke depan, masyarakat juga berencana melakukan pengecoran halaman masjid, serta memperbaiki sejumlah fasilitas yang mengalami kerusakan akibat erosi.














