Tidak hanya pada aspek produksi, kelompok KKN Durian Tinggi 2026 juga memberikan pendampingan terkait perizinan usaha dan strategi pemasaran produk olahan ikan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah serta keberlanjutan usaha masyarakat.
Selain program utama, KKN Durian Tinggi 2026 menghadirkan berbagai program pendukung yang bersifat edukatif dan sosial. Program tersebut antara lain sosialisasi ke sekolah-sekolah di wilayah Lubuk Sikaping serta pendirian Rumah Baca untuk meningkatkan literasi anak.
Program lainnya meliputi pengembangan lanjutan website nagari, pembuatan poster edukasi bahaya judi online, serta pemanfaatan limbah melalui pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah dan TOGA berbasis daur ulang. Mahasiswa juga merencanakan pembuatan tong sampah sebagai upaya mendukung kebersihan lingkungan.
Dalam sambutannya, perangkat Nagari Durian Tinggi menyampaikan apresiasi atas program-program yang dipaparkan mahasiswa KKN. Pemerintah nagari menyatakan kesiapan untuk mendukung dan bersinergi demi kelancaran pelaksanaan seluruh kegiatan KKN. Kegiatan KKN Universitas Andalas di Nagari Durian Tinggi ini akan berlangsung selama 35 hari, terhitung sejak 2 Januari 2026.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, KKN Durian Tinggi 2026 diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam penguatan UMKM, peningkatan kapasitas sumber daya lokal, serta terwujudnya kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan nagari. (*)





