JAKARTA, HARIANHALUAN.ID — Universitas Muhammadiyah (UM) Sumatera Barat menjadi salah satu dari 10 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di lingkungan LLDikti Wilayah X yang dipercaya menandatangani Kontrak Kinerja Perguruan Tinggi Berdampak Tahun 2026 bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI.
Penandatanganan kontrak kinerja tersebut berlangsung di Aula Graha Diktisaintek, Lantai 2 Gedung D Kemdiktisaintek, Jalan Jenderal Sudirman Pintu Satu, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (5/1/2026). Kegiatan ini diikuti pimpinan perguruan tinggi, kepala LLDikti se-Indonesia, serta jajaran pejabat Kemdiktisaintek.
Kontrak Kinerja Perguruan Tinggi Berdampak Tahun 2026 merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah dalam menyelaraskan arah kebijakan, target kinerja, serta komitmen perguruan tinggi agar pelaksanaan tridarma mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan nasional.
Rektor UM Sumatera Barat, Dr. Riki Saputra, M.A., menyampaikan bahwa kepercayaan yang diberikan pemerintah kepada UM Sumatera Barat menjadi amanah sekaligus tanggung jawab besar bagi institusi.
“Keikutsertaan UM Sumatera Barat dalam penandatanganan kontrak kinerja ini merupakan wujud komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi yang berdampak langsung bagi masyarakat. Ini juga menjadi motivasi untuk memperkuat tata kelola, inovasi tridarma, serta sinergi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Riki.
Ia menambahkan, UM Sumatera Barat siap mendukung kebijakan transformasi pendidikan tinggi yang dicanangkan Kemdiktisaintek, khususnya dalam mendorong perguruan tinggi swasta agar semakin adaptif, unggul, dan berdaya saing.
Melalui penandatanganan kontrak kinerja tersebut, UM Sumatera Barat menegaskan komitmennya untuk berperan aktif dalam pembangunan sumber daya manusia unggul serta memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan nasional menuju tahun 2026.(*)














