Ayo Baca Koran Harian Haluan

Edisi 1 Januari 1970
PENDIDIKAN

Melatih Disiplin Anak Sejak Dini dengan Cara Sederhana

4
×

Melatih Disiplin Anak Sejak Dini dengan Cara Sederhana

Sebarkan artikel ini

MELATIH disiplin pada anak dapat dimulai dari kebiasaan kecil di rumah. Sejak usia dini, disiplin berperan penting dalam membentuk budi pekerti dan karakter anak agar tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan mandiri di kemudian hari.

Meski demikian, penerapan disiplin tidak bisa dilakukan secara kaku. Orang tua perlu menyesuaikan cara mendidik dengan usia dan tahap perkembangan anak. Disiplin bukan sekadar mengajarkan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan, melainkan membimbing anak agar mampu mengikuti serta menghargai aturan yang berlaku di lingkungannya.

Manfaat penerapan disiplin pada anak sangat beragam. Selain menumbuhkan rasa tanggung jawab, disiplin membantu anak belajar menentukan pilihan yang baik untuk dirinya sendiri. Anak juga dilatih mengelola kecemasan dan emosi, sehingga lebih siap menghadapi berbagai situasi dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga  Disdik Pasaman Barat Gelar Forum Sinkronisasi Perencanaan Kerja Sekolah

Cara melatih disiplin pada anak bergantung pada tahap perkembangannya. Untuk anak berusia tiga tahun ke atas, orang tua dapat mulai menerapkan peraturan atau rutinitas harian di rumah. Misalnya, membiasakan anak membereskan mainan setelah bermain atau merapikan tempat tidur setiap pagi. Rutinitas sederhana ini mengajarkan anak tentang tanggung jawab sekaligus keterampilan manajemen diri.

Selain itu, orang tua perlu memberikan konsekuensi yang sesuai ketika anak melakukan kesalahan atau melanggar aturan. Meskipun tidak mudah melihat anak bersedih, langkah ini bertujuan agar anak memahami akibat dari tindakannya dan tidak mengulangi kesalahan yang sama di kemudian hari.

Baca Juga  Buka Peluang Kerja Bagi Lulusan, Politeknik ATI Padang Kerjasama dengan Kadin Sumbar

Di sisi lain, pemberian hadiah juga dapat menjadi bentuk apresiasi. Ketika anak menaati aturan, orang tua bisa memberikan kejutan sederhana sebagai penghargaan. Hal ini membuat anak merasa usahanya dihargai dan semakin termotivasi untuk bersikap disiplin, baik di rumah maupun di lingkungan lainnya.