TANAH DATAR, HARIANHALUAN.ID – Sekretaris Utama (Sestama) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Dr. Rustian meninjau lokasi yang akan dibangun pembangunan Hunian Tetap (Huntap) dan progres pembangunan Hunian Sementara (Huntara) di dua titik lokasi di Kabupaten Tanah Datar, Rabu (7/1/2026).
Peninjauan untuk memastikan lahan kesediaan lahan sehingga proses pembangunan hunian dapat dilaksanakan.
Sestama BNPB, Dr Rustian mengatakan, saat ini ketersediaan lahan untuk pembangunan Huntap seluas 1,8 hektar milik Pemerintah Daerah (Pemda) Tanah Datar di Ladang Laweh, Kecamatan Rambatan. Sestama juga menginstruksikan agar Bupati menyurati Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) untuk meminta lahan seluas 3 hektar.
“Jika disetujui, maka total luas kawasan Huntap terpadu ini akan mencapai 4,8 hektare yang mampu menampung seluruh warga terdampak,” ujarnya.
Dari data yang dihimpun sebanyak 129 Kepala Keluarga (KK) akan ditempatkan di satu komplek terpadu ini. Dr. Rustian memastikan alat berat akan segera dikerahkan untuk melakukan pembersihan dan penyiapan lahan, terutama pada kawasan 1,8 hektar yang sudah sah milik Pemkab Tanah Datar.
Katanya, Pembangunan Huntap ini direncanakan akan dibangun dengan spesifikasi yang sama dengan hunian korban erupsi Gunung Marapi yang telah dibangun sebelumnya di area bersebelahan.
“Dengan adanya hunian tetap ini masyarakat dapat hidup lebih optimis dan lebih baik kedepannya. Sekarang mereka sebagai objek bencana dan kedepannya menjadi subjek yang berperan dalam membangun Kabupaten Tanah Datar kembali.





