12. Melancarkan buang air besar
Manfaat lidah buaya yang juga sudah lama diketahui banyak orang adalah sebagai obat pencahar. Manfaat ini diperoleh dari kandungan lateks pada gel lidah buaya. Namun, penggunaannya harus hati-hati karena bisa menyebabkan efek samping berupa sakit perut hebat dan diare.
13. Mencegah kanker
Penelitian menunjukkan bahwa jus lidah buaya mengandung antioksidan yang berpotensi membantu melindungi sel dari kerusakan oksidatif, tetapi belum terbukti secara klinis mencegah kanker pada manusia.
Waspadai Efek Samping Lidah Buaya
Meski membawa banyak manfaat, ada efek samping yang bisa muncul dari penggunaan lidah buaya. Reaksi alergi mungkin muncul di kulit setelah diolesi lidah buaya. Reaksi alergi ini biasanya dialami oleh orang yang juga alergi terhadap bawang putih, bawang bombai, dan bunga tulip.
Konsumsi lateks lidah buaya dalam jumlah tinggi juga berpotensi menyebabkan sakit perut dan kram. Bahkan, dalam jangka panjang bisa menyebabkan diare, penurunan berat badan, masalah ginjal, kelemahan otot, urine berdarah, hingga gangguan jantung.
Oleh karena itu, jangan sembarangan menggunakan produk gel atau lateks lidah buaya. Anda disarankan untuk membaca informasi pada kemasannya agar terhindar dari efek samping.
Kelompok orang yang sebaiknya tidak mengonsumsi gel atau lateks dari lidah buaya antara lain adalah:
- Ibu hamil, karena meningkatkan risiko terjadinya keguguran dan kecacatan pada janin
- Anak-anak usia di bawah 12 tahun, karena berisiko menyebabkan sakit perut, kram, atau diare
- Pasien yang akan menjalani operasi dalam waktu 2 minggu ke depan, karena berisiko mengganggu kadar gula darah selama dan setelah operasi
- Penderita wasir, gagal ginjal, atau radang usus, karena dapat memperparah kondisi tersebut
Lidah buaya bisa membawa banyak manfaat untuk kesehatan dan kecantikan. Lidah buaya umumnya aman untuk penggunaan luar. Namun, tetap waspadai risiko terjadinya alergi dan pastikan produk yang Anda gunakan telah mendapat izin edar dari BPOM.





