Sementara itu, Asisten II Setda Pasaman Barat, Endang Rirpinta, saat mengunjungi Panti Asuhan Gerakan Bunda Berbagi menyampaikan bahwa anak-anak yatim merupakan tanggung jawab bersama.
“Anak-anak yatim tidak sendiri. Mereka adalah tanggung jawab kita semua. Kehadiran kami di sini untuk memastikan mereka mendapatkan perhatian dan kasih sayang,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menjadikan sedekah sebagai bagian dari kehidupan sosial, sebagai bentuk ibadah dan kepedulian terhadap sesama.
Ketua Yayasan Gerakan Bunda Berbagi, Arjuna, mengapresiasi perhatian dan kunjungan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat. Saat ini, panti asuhan tersebut menampung sebanyak 26 anak.
“Kunjungan dan bantuan ini menjadi penyemangat bagi kami dalam mengelola yayasan. Apa yang diberikan merupakan wujud cinta dan kepedulian kepada anak-anak kami,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa anak-anak panti sangat membutuhkan kasih sayang dan perhatian dari berbagai pihak sebagai bekal tumbuh dan berkembang. (*)





