Ayo Baca Koran Harian Haluan

Edisi 1 Januari 1970
PASAMAN BARAT

Warga Bateh Samuik Nagari Sinuruik Antusias Menerima Pelayanan Berobat Gratis

0
×

Warga Bateh Samuik Nagari Sinuruik Antusias Menerima Pelayanan Berobat Gratis

Sebarkan artikel ini

PASBAR, HARIANHALUAN.ID — Antusias masyarakat Bateh Samuik Nagari Sinuruik Kecamatan Talamau cukup tinggi dalam menerima pengobatan gratis yang diselenggarakan oleh Pemda Pasbar bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Kamis (8/1/2026). Sebanyak 80 warga datang memeriksa diri.

Pelayanan kesehatan gratis dokter spesialis ini juga dalam rangka HUT Pasbar ke 22, Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 61 dan HUT IDI ke 75.

Selain melakukan pengobatan gratis mereka juga memberikan bantuan sembako kepada masyarakat setempat yang berasal dari dokter spesialis dan dokter gigi serta dokter umum dan puskemas -puskesmas.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kajari, perwakilan Dandim, Asisten I Setia Bakti, Ketua PKK Sifrowati Yulianto, Ketua GOW Gusmalini M Ihpan, DWP Erisa Doddy San Ismail, kepala OPD dan dikomandoi oleh Dinas Kesehatan Pasbar.

Baca Juga  TP-PKK Pasbar Dorong Penuntasan Program Zero Dose

Setia Bakti mengatakan bahwa antusias masyarakat untuk berobat dalam amal bakti tersebut cukup tinggi. Masyarakat yang berobat mencapai 80 orang.

“Sebanyak 33 orang dokter terlibat, mulai dari 7 dokter gigi, 10 spesialis dan 16 dokter umum yang berpartisipasi melakukan pengobatan untuk masyarakat di Bateh Samuik,”katanya.

Ia menambahkan, dipilihnya daerah Bateh Samuik karena daerah yang terdampak bencana. Selain itu menjadi program andalan Pemkab Pasbar untuk menghadirkan dokter di nagari- nagari.

“Ini program prioritas kita untuk hadir di nagari nagari. Bukan saja yang terdampak. Namun ini akan mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,”tandasnya.

Baca Juga  Kejari Bukittinggi, Persilahkan Pemko Bukittinggi Lanjutkan Pembangunan SDN 08 Campago Ipuah

Sementara itu, Ketua IDI Pasbar dr Oktaherminiza, Sp.B, Subsp.Onk (K) mengatakan bahwa dokter yang datang merupakan pengabdian terhadap masyarakat. Terutama daerah yang terdampak bencana banjir dan longsor serta terisolir.

“Alhamdulillah, masyarakat antusias untuk memeriksakan diri kepada pelayanan yang kita sediakan. Keluhan dari masyarakat kita yang paling banyak seperti penyakit kulit, pegal pegal, batuk demam,” ucapnya. (*)