BREAKING NEWS

Pengakuan Tersangka Ungkap Motif Penganiayaan Nenek Saudah di Lubuk Aro

11
×

Pengakuan Tersangka Ungkap Motif Penganiayaan Nenek Saudah di Lubuk Aro

Sebarkan artikel ini
Tersangka IS, pelaku penganiayaan Nenek Saudah

Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi di area kebun dekat pinggir Sungai Lubuk Aro, yang selama ini dikenal sebagai lokasi pemandian kaum laki-laki. IS menuturkan, saat kejadian korban datang menghampirinya dalam kondisi marah dan melontarkan sumpah serapah.

“Saya sudah menyuruh beliau menjauh, tapi tetap mendekat sambil marah-marah. Saat itu saya kehilangan akal,” ungkapnya.
IS mengaku meninju korban hingga terjatuh ke dalam air. Saat korban bangkit, ia kembali memukul wajah korban beberapa kali hingga tidak sadarkan diri.

Baca Juga  Sebanyak 15 Ranperda Kota Bukittinggi Ditetapkan dalam Propemperda 2025

Menyadari kondisi korban, IS mengaku merasa iba dan segera menarik Nenek Saudah ke pinggir sungai.

“Kalau tidak saya tarik, beliau bisa hanyut,” katanya.

Di hadapan penyidik dan media, IS menyampaikan permohonan maaf atas perbuatannya. Ia juga berharap agar keluarga korban dapat lebih menjaga Nenek Saudah agar kejadian serupa tidak terulang.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pasaman, AKP Fion Joni Hayes, menegaskan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kasus tersebut murni berlatar konflik internal keluarga.