PESISIR SELATAN

Pemkab Pessel Salurkan Dana Tunggu Hunian untuk Warga Terdampak Bencana

5
×

Pemkab Pessel Salurkan Dana Tunggu Hunian untuk Warga Terdampak Bencana

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pemkab Pessel) menyalurkan bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada korban bencana banjir dan tanah longsor di Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Rabu (7/1/2026. IST

PESISIR SELATAN, HARIANHALUAN.ID – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pemkab Pessel) menyalurkan bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada korban bencana banjir dan tanah longsor di Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Rabu (7/1/2026). Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap warga terdampak bencana yang saat ini masih menunggu penyediaan hunian sementara.

Penyerahan bantuan DTH dipusatkan di Kantor Camat IV Nagari Bayang Utara dan dihadiri Asisten I Setdakab Pesisir Selatan Syahrizal Antoni, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Pesisir Selatan Mulyandri, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Wendi, Plt Camat IV Nagari Bayang Utara Darmadi, unsur Forkopimca, serta para penerima bantuan.

Dalam sambutannya, Bupati Hendrajoni menjelaskan bahwa Dana Tunggu Hunian bersumber dari pemerintah pusat melalui Dana Siap Pakai (DSP) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Bantuan tersebut disalurkan melalui bank yang telah ditunjuk, yakni Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima.

Baca Juga  Pemkab Pessel Minta Percepatan Pemulihan Listrik di Tiga Nagari Terisolir Bayang Utara

“Bantuan Dana Tunggu Hunian ini sebesar Rp600 ribu per kepala keluarga per bulan selama enam bulan. Dana tersebut diharapkan benar-benar dimanfaatkan sesuai peruntukannya, yakni untuk membayar sewa rumah sementara sambil menunggu selesainya pembangunan hunian sementara (Huntara),” ujar Hendrajoni.

Bupati menyebut, para penerima bantuan DTH merupakan korban bencana yang tidak lagi tinggal di posko pengungsian, sehingga memerlukan dukungan biaya untuk tempat tinggal sementara yang layak. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan pihak terkait agar proses pemulihan pascabencana dapat berjalan dengan baik.

Sementara itu, Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pesisir Selatan, Mulyandri, menyampaikan bahwa jumlah penerima bantuan DTH di Kecamatan IV Nagari Bayang Utara sebanyak 35 kepala keluarga. Para penerima tersebar di tiga nagari, yakni Nagari Pancuang Taba, Dilan, dan Limau Gadang.

Baca Juga  Dugaan Kasus Asusila, Walnag Minta Kemendes Pecat Oknum PDTI di Pessel

“Masing-masing kepala keluarga menerima bantuan Rp600 ribu per bulan selama enam bulan. Penyaluran dilakukan dalam dua tahap, tahap pertama untuk tiga bulan sebesar Rp1.800.000 per KK, dan tahap kedua untuk tiga bulan berikutnya dengan jumlah yang sama,” jelas Mulyandri.

Ia menambahkan, penyaluran Dana Tunggu Hunian tersebut sepenuhnya berasal dari Dana Siap Pakai BNPB dan dilakukan melalui BRI guna memastikan bantuan diterima secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.

Dengan adanya bantuan DTH ini, pemerintah berharap dapat meringankan beban para korban bencana banjir dan tanah longsor di Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, sekaligus memastikan mereka tetap memiliki tempat tinggal yang layak selama masa pemulihan dan pembangunan hunian sementara berlangsung. (*)