EkBis

Sudah 78 Persen Jemaah Haji Bank Nagari Melunasi Bipih, Tahap 2 Tersisa 219 CJH

3
×

Sudah 78 Persen Jemaah Haji Bank Nagari Melunasi Bipih, Tahap 2 Tersisa 219 CJH

Sebarkan artikel ini
Direktur Utama Bank Nagari Gusti Candra. DOK AFRIANITA

PADANG, HARIANHALUAN.id— Bank Nagari menargetkan sebanyak 219 Calon Jemaah Haji (CJH) melakukan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 1447 H/2026 M untuk Tahap 2 pada 2-9 Januari 2026.

Pelunasan Bipih Tahap 2 diprioritaskan bagi CJH yang belum melakukan pelunasan padaTahap 1, pendamping lansia, disabilitas beserta pendampingnya, jemaah yang terpisah dari mahram/keluarga serta jemaah cadangan.

Berdasarkan informasi dari Kanwil Kemenhaj Sumbar, jumlah jemaah haji yang ditargetkan melunasi pada Tahap II sebanyak 949 jemaah dan 23,08 persennya merupakan nasabah Bank Nagari.

Baca: Bank Nagari Lubuk Sikaping Imbau Nasabah Waspada Penipuan Digital

Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra mengatakan pada Tahap 1 dari total 991 Calon Jemaah Haji yang berhak lunas di Bank Nagari, sebanyak 772 orang atau 78 persen sudah melunasi Bipih sehingga hanya tersisa 219 jemaah lagi.

“Total BIPIH sebesar Rp81.085.481 dengan Bipih yang harus dibayar jemaah sebesar Rp47.869.922 sehingga jemaah harus membayarkan biaya pelunasan setelah dikurangi setoran awal menjadi sebesar Rp22.869.922,” ujar Gusti Candra ketika dikonfirmasi Haluan, Kamis (8/1).

Ia menjelaskan bagaimana mekanisme pelunasan haji reguler Tahap II di Bank Nagari serta dokumen apa saja yang harus disediakan saat pelunasan.

Dikatakannya yang perlu dipastikan adalah nomor porsi resmi jemaah masuk dalam kuota berhak lunas tahun 2026, kemudian lulus pemeriksaan isthitha’ah kesehatan (memenuhi syarat kesehatan).

“Kemudian melengkapi dokumen pribadi seperti KTP, KK, Paspor berlaku, Pas Photo terbaru, melampirkan Setoran Awal BPIH, buku Tabungan Tahari dan SPPH lembar pertama,” jelasnya.

Baca Juga  Menabung Emas dengan Program Cicilan Jadi Tren, Ternyata Ini Hukumnya

Pria kelahiran Lintau 7 Agustus 1972 tersebut menambahkan bahwa semua Kantor Bank Nagari di seluruh Sumatera Barat saat ini sudah bisa melayani pelunasan Bipih 2026.

“Untuk saat ini, Bank Nagari sedang melakukan pengembangan untuk proses pelunasan bisa dilaksanakan melalui aplikasi Digital milik Bank Nagari, tentunya dengan terintegrasi dengan Siskohat milik Kementerian Haji dan Umrah,” katanya.

Khusus untuk lansia dan disabilitas, Bank Nagari memberikan layanan khusus yang dilakukan di counter Bank Nagari dengan dilayani oleh petugas yang akan siap membantu proses percepatan bagi pelunasan jemaah.

Dari hasil Rapat Konsolidasi yang dilaksanakan antara Kanwil kemenhaj Sumbar dengan Bank BPS Bipih, Bank Nagari berkomitmen memberikan counter/layanan khusus bagi pelunasan haji, mengingat jadwal pelunasan hanya sepekan.

Guna percepatan pelunasan, petugas masing-masing kantor cabang Bank Nagari melakukan komunikasi langsung dengan jemaah baik via telpon maupun melalui kunjungan agar proses pelunasan sesuai jadwal.

Agar jemaah tidak terlambat atau salah prosedur dalam pelunasan, ia mengingatkan bahwa proses istitha’ah menjadi hal yang sangat penting dipenuhi oleh jemaah.

“Pemenuhan syarat kesehatan ini menjadi hal yang perlu diperhatikan jemaah karena proses ini lah yang akan memastikan bisa berangkat atau harus diundur,” sebutnya.

Baca Juga  Telkom Buka Suara Soal Tagihan Telpon Tidur Rp9 Triliun per Tahun

Kemudian jika terdapat kendala dalam proses pengurusan administrasi pelunasan, ia mengimbau agar melakukan koordinasi langsung dengan kemenhaj Kota/Kab di masing – masing daerah ataupun dengan petugas Bank Nagari.

Lebih jauh ia mengatakan jika dibandingkan dengan tahun 2025, jumlah Jemaah Berhak lunas Bank Nagari adalah sebesar 1.291 orang, mengalami penurunan untuk tahun 2026 karena berkurangnya kuota.

“Jumlahnya turun karena kuota berkurang. Tahun 2025 jemaah embarkasi Sumbar 4.613 jemaah sedangkan tahun 2026 sebanyak hanya 3.900 jemaah,” sebutnya lagi.

Ia menambahkan Sumatera Barat mencatat 8.451 Calon Jemaah Haji yang melakukan pendaftaran haji tahun 2026, dan sebanyak 54,41 diantaranya mendaftar melalui Bank Nagari atau sebesar 4.598 CJH.

Gusti menambahkan sangat banyak keuntungan mendaftar haji lewat Bank nagari karena bank ini memiliki jaringan kantor yang tersebar disemua kota dan kabupaten sampai ke pelosok nagari di Sumatera Barat.

“Tentunya hal ini menawarkan kemudahan pada proses pendaftaran haji bagi jemaah di Ranah Minang,” jelas lulusan Magister Manajemen Universitas Andalas itu.

Selain itu, setiap pendaftar haji yang mengambil porsi di Bank Nagari juga akan diberikan souvenir ekslusif berupa mukena, baju koko, sajadah.

“Tentunya Bank Nagari akan berkomitmen untuk memberikan informasi kepada jemaah pada saat pelunasan akan dilaksanakan, untuk meminimalisir terjadinya kegagalan pelunasan,” tutupnya. (h/ita)