Ayo Baca Koran Harian Haluan

Edisi 1 Januari 1970
NASIONAL

RSUD Muda Sedia Perlahan Pulihkan Layanan Kesehatan Masyarakat Aceh Tamiang

7
×

RSUD Muda Sedia Perlahan Pulihkan Layanan Kesehatan Masyarakat Aceh Tamiang

Sebarkan artikel ini

ACEH TAMIANG, HARIANHALUAN.ID – Pemerintah terus memaksimalkan pemulihan layanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muda Sedia, Aceh Tamiang, hingga Kamis (8/1). Banjir besar yang melanda wilayah ini pada akhir November 2025 sempat melumpuhkan hampir seluruh aktivitas rumah sakit, membuat layanan kesehatan tak mampu berjalan sebagaimana mestinya.

Genangan air setinggi hingga tiga meter, ditambah lumpur dengan ketebalan lebih dari 30 sentimeter, merendam seluruh bangunan rumah sakit. Fasilitas medis, sarana penunjang, hingga prasarana vital mengalami kerusakan berat. Bahkan, peralatan penting seperti mobil ambulans tak lagi dapat digunakan untuk melayani masyarakat setelah banjir surut.

Menghadapi kondisi tersebut, berbagai unsur bergerak bersama. Personel TNI, Polri, relawan, dan masyarakat bahu-membahu membersihkan puing serta lumpur yang menutupi area rumah sakit. Di saat yang sama, Kementerian Kesehatan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Dinas Kesehatan Aceh Tamiang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tamiang, dan relawan kesehatan mulai melengkapi kembali peralatan layanan medis agar rumah sakit dapat segera difungsikan.

Baca Juga  Kementerian UMKM dan ATR/BPN Tandatangani Nota Kesepahaman untuk Perkuat Sinergi

Untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan selama masa tanggap darurat, Kementerian Kesehatan menurunkan ratusan relawan dari berbagai latar belakang profesi. Di Aceh Tamiang, relawan tersebut terdiri dari 125 dokter spesialis, 220 dokter umum dan dokter gigi, 67 apoteker, 312 bidan dan perawat, 117 tenaga medis lainnya, serta 123 tenaga nonmedis.

Tak hanya bertugas di RSUD Muda Sedia, para relawan ini juga disebar ke fasilitas kesehatan di tingkat kecamatan hingga desa. Mereka memberikan layanan mulai dari pemeriksaan kesehatan umum hingga penanganan kasus gawat darurat, menjangkau masyarakat yang masih terdampak langsung oleh bencana.

Perlahan namun pasti, RSUD Muda Sedia mulai bangkit. Sejak 9 Desember 2025, layanan kesehatan kepada masyarakat kembali dibuka meski masih dalam kondisi terbatas.

Baca Juga  Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana di Indonesia pada 4 September 2025

Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk sementara juga difungsikan untuk rawat inap untuk pasien dengan kondisi medis ringan. Sejumlah ruang rawat inap lainnya dipakai untuk memberikan layanan kesehatan dengan tingkatan keluhan medis pasien yang membutuhkan penanganan khusus. Di samping itu, satu ruangan khusus telah difungsikan untuk penanganan bedah minor dan persalinan.

Seiring waktu, kualitas dan cakupan layanan terus membaik, sejalan dengan perbaikan sarana dan prasarana yang dilakukan secara bertahap oleh berbagai lintas sektor.

Pemulihan RSUD Muda Sedia bukan sekadar membangun kembali gedung dan fasilitas, melainkan menghidupkan kembali harapan warga Aceh Tamiang untuk mendapatkan layanan kesehatan yang layak.

Di tengah lumpur yang belum sepenuhnya hilang, kerja bersama dan kepedulian lintas sektor menjadi bukti bahwa pelayanan kemanusiaan selalu menemukan jalannya. Meski masih membutuhkan waktu namun terus bergerak maju. (*)