Ayo Baca Koran Harian Haluan

Edisi 1 Januari 1970
OLAHRAGA

PPS SMI Gelar TOT dan UKT di Padang

58
×

PPS SMI Gelar TOT dan UKT di Padang

Sebarkan artikel ini

PADANG, HARIANHALUAN.ID — Perguruan Pencak Silat (PPS) Satria Muda Indonesia (SMI) menggelar Training of Trainer (TOT) dan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Nasional di Kota Padang. Kegiatan ini diikuti pesilat dari tiga provinsi, yakni Sumatera Barat, Riau, dan Jambi.

Ketua Harian Pengurus Pusat sekaligus pendiri Satria Muda Indonesia, Erizal Chaniago, saat membuka kegiatan, Jumat (9/1/2026) menyebutkan, TOT dan UKT Nasional ini menjadi bagian dari penguatan standar pelatih serta kaderisasi pesilat berprestasi di Indonesia.

Kegiatan berskala nasional tersebut berlangsung selama empat hari dan melibatkan pelatih pusat serta pelatih daerah. Agenda ini menjadi momentum konsolidasi pembinaan serta standarisasi kompetensi pelatih dan anggota Satria Muda Indonesia di berbagai daerah.

Baca Juga  YT Cup IV 2025 Segera Ditabuh, Ajang Kompetisi Antar SSB Terbaik di Ranah Minang

Baca juga : http://Dokumen R3P untuk 13 Kabupaten/Kota di Sumbar Disahkan

Ketua Panitia TOT dan UKT Nasional PPS SMI Sumatera Barat, Effendi, ST., MT., menyebut kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kualitas sumber daya pelatih sekaligus memperkuat jenjang kompetensi anggota perguruan di tingkat nasional.

“Melalui TOT dan UKT Nasional ini, kami ingin memastikan standar pembinaan pelatih dan anggota Satria Muda Indonesia berjalan seragam di seluruh daerah, sekaligus mempererat silaturahmi antardaerah,” ujar Effendi.

Baca Juga  Ahsan/Hendra ke Final, Indonesia Pastikan Gelar Ganda Putra All England

Sementara itu, Erizal Chaniago menegaskan bahwa sejak didirikan, Satria Muda Indonesia membangun pencak silat secara utuh melalui empat aspek utama, yakni mental spiritual, bela diri dan bela bangsa, seni, serta prestasi olahraga.

“Empat aspek ini menjadi fondasi Satria Muda Indonesia. Mental spiritual dan bela bangsa membentuk karakter, seni menjaga jati diri budaya, sementara aspek prestasi menjadi ruang aktualisasi atlet di bawah naungan IPSI,” kata Erizal.