Ayo Baca Koran Harian Haluan

Edisi 1 Januari 1970
EkBis

Sumbar Dapat 32.601 Kuota Program Sertifikasi Halal Gratis, Gubernur Instruksikan Tuntas Sebelum Juni 2026

10
×

Sumbar Dapat 32.601 Kuota Program Sertifikasi Halal Gratis, Gubernur Instruksikan Tuntas Sebelum Juni 2026

Sebarkan artikel ini

PADANG, HARIANHALUAN.id—Sumatra Barat mendapatkan sebanyak 32.601 kuota Program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) pada tahun 2026.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah menegaskan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terhadap percepatan Program SEHATI tahun 2026.

Dalam audiensi bersama Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal Provinsi Sumatera Barat, Gubernur secara tegas menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk menuntaskan target SEHATI 2026 sebelum Juni 2026.

“Semua harus bergerak. Tuntaskan SEHATI 2026 sebelum Juni. Libatkan seluruh dinas dan stakeholder terkait,” tegas Mahyeldi Ansharullah dalam arahannya, Kamis (8/1).

Untuk mencapai target tersebut, Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk pelibatan Dinas Koperasi dan UKM, Koperasi Merah Putih, Dinas Kesehatan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Biro Kesra, Dinas Pangan, serta lembaga dan pendamping halal di Sumatera Barat.

Secara khusus, ia meminta Dinas Kesehatan segera mendorong sertifikasi halal di rumah sakit serta seluruh pelaku usaha di lingkungan rumah sakit agar mengikuti program SEHATI.

Baca Juga  QRIS Night: Digitalisasi UMKM Padang Panjang Menuju Modernisasi Ekonomi

Sejalan dengan itu, LPH Labkesda Sumatera Barat diminta segera bergerak untuk melakukan sertifikasi halal seluruh rumah sakit, baik melalui skema SEHATI maupun sertifikasi reguler.

Mahyeldi juga menginstruksikan Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat untuk segera berkoordinasi dengan Otoritas Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dalam upaya pembentukan Zona KHAS (Kuliner Halal, Aman, dan Sehat) di kawasan bandara. Zona KHAS ini diharapkan menjadi etalase kuliner halal Sumatera Barat yang tertata, aman, sehat, dan berdaya saing.

Selain itu, ia meminta agar segera dilakukan koordinasi dengan seluruh LP3H, LPH, dan Pendamping Halal se Sumatera Barat untuk memperkuat pelaksanaan layanan Jaminan Produk Halal (JPH) melalui program SEHATI.

Mahyeldi menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memberikan dukungan penuh terhadap seluruh program yang dijalankan oleh Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal Provinsi Sumatera Barat.

Audiensi ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat Aklima, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Barat Endrizal, Kepala Biro Umum Provinsi Sumatera Barat Edi Darma, Kepala UPTD Pangan Hafes Renaldo, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sumatera Barat Novrial, Kepala LPH Labkesda Provinsi Sumatera Barat Elno Sabri, Kepala Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal Provinsi Sumatera Barat Ikrar Abdi beserta Kasubbag Yuni Rahayu, dan CPNS Pengawas Jaminan Produk Halal Provinsi Sumatera Barat.

Baca Juga  BOT Segera Berakhir, Bagaimana Nasib Novotel Bukittinggi?

Sebagai bagian dari penguatan komitmen global, para Hunter Halal Provinsi Sumatera Barat juga menyatakan kesiapan untuk ikut serta dalam kampanye WHO 2026, sejalan dengan upaya peningkatan standar kesehatan, keamanan pangan, dan jaminan produk halal.

Melalui langkah-langkah strategis ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat optimistis dapat memperkuat ekosistem halal daerah, meningkatkan kepercayaan konsumen, serta mendorong Sumatera Barat sebagai salah satu pusat unggulan industri halal nasional. (h/ita)