SOLSEL, HARIANHALUAN.ID – Harga sejumlah komoditas pangan utama di Kabupaten Solok Selatan pada awal Januari 2026 terpantau relatif stabil, meskipun beberapa bahan pokok masih mengalami fluktuasi harga dibandingkan akhir Desember 2025.
Berdasarkan Info Harga Pangan Kabupaten Solok Selatan Bulan Januari 2026, harga beras tercatat stabil di angka Rp16.900 per kilogram. Stabilitas harga juga terjadi pada daging ayam ras, baik dalam satuan kilogram sebesar Rp43.500, maupun per ekor di harga Rp70.000. Harga daging sapi juga masih bertahan di Rp140.000 per kilogram.
Sejumlah komoditas mengalami penurunan harga, di antaranya telur ayam ras yang turun dari Rp32.000 menjadi Rp31.500 per kilogram. Bawang merah juga turun dari Rp36.700 menjadi Rp35.700 per kilogram. Penurunan turut terjadi pada cabai merah dari Rp41.700 menjadi Rp38.300 per kilogram, serta cabai rawit dari Rp90.000 menjadi Rp87.500 per kilogram.
Meski mengalami penurunan, harga cabai rawit masih dinilai tinggi oleh masyarakat. Salah seorang pembeli di Pasar muaralabuh, Yuni (42), mengaku harga cabai rawit masih cukup memberatkan, terutama bagi kebutuhan rumah tangga sehari-hari.
“Memang sudah turun sedikit, tapi harga cabai rawit masih mahal. Untuk masak sehari-hari tetap terasa berat, apalagi kalau sering dipakai,” ujar Yuni, kamis (8/1/2026).
Sementara itu, beberapa komoditas lain tercatat mengalami kenaikan harga, seperti minyak goreng curah yang naik dari Rp17.100 menjadi Rp19.100 per liter, gula pasir dari Rp18.000 menjadi Rp19.000 per kilogram, serta bawang putih yang naik cukup signifikan dari Rp36.700 menjadi Rp40.700 per kilogram. Adapun minyak goreng kemasan masih stabil di harga Rp20.000 per liter.
Pemerintah Kabupaten Solok Selatan melalui instansi terkait terus melakukan pemantauan harga pangan secara berkala untuk menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok di pasaran, terutama di awal tahun.
Data harga pangan ini bersumber dari Bagian Perekonomian dan SDA, Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan, serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Solok Selatan. (*)
Awal Januari 2026, Harga Pangan di Solsel Stabil, Pembeli Keluhkan Cabai Rawit Masih Tinggi
WhatsApp Harian Haluan
+ Gabung





