Ayo Baca Koran Harian Haluan

Edisi 1 Januari 1970
NASIONAL

Pemulihan Jaringan Telekomunikasi Pascabencana Sumatera Hampir Capai 98 Persen

5
×

Pemulihan Jaringan Telekomunikasi Pascabencana Sumatera Hampir Capai 98 Persen

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, HARIANHALUAN.ID – Pemulihan jaringan telekomunikasi di wilayah Aceh dan Sumatera Utara dan Sumatera Barat menunjukkan perkembangan signifikan setelah mengalami gangguan akibat bencana alam dan cuaca ekstrem dalam beberapa waktu terakhir ini. Hingga kini tingkat pemulihan layanan komunikasi dilaporkan telah mencapai hampir 98%.

Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), Meutya Hafid menyampaikan, percepatan pemulihan jaringan dilakukan bersama operator di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Pemerintah bersama operator berkomitmen menjaga stabilitas jaringan hingga seluruh wilayah terdampak kembali pulih sepenuhnya, memastikan proses penanganan, distribusi bantuan, dan komunikasi keluarga dapat berjalan lancar.” ujar Meutya Hafid dalam siaran persnya diterima media ini, Minggu (11/1).

Di wilayah Aceh yang sempat mengalami gangguan cukup luas, kini telah menikmati layanan komunikasi yang kembali stabil. Akses internet dan layanan seluler di sebagian besar daerah terdampak telah berfungsi normal, memungkinkan aktivitas pendidikan, perdagangan, dan pelayanan publik berjalan kembali tanpa hambatan berarti.

Baca Juga  Menteri Nusron dan Basuki Sepakat Percepat Pengukuran Tanah di IKN

Gangguan jaringan sebelumnya terjadi sebagai dampak dari banjir, longsor, serta kerusakan infrastruktur akibat curah hujan tinggi yang melanda sejumlah provinsi di Sumatera, termasuk Aceh. Situasi tersebut sempat menyebabkan penurunan kualitas layanan suara, data, dan internet, terutama di daerah terpencil dan wilayah dengan akses geografis yang sulit.

Seiring dengan berjalannya proses pemulihan, berbagai langkah teknis dan operasional dilakukan secara intensif untuk memastikan layanan komunikasi dapat segera pulih. Perbaikan jaringan dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan wilayah yang memiliki tingkat kerusakan paling parah serta daerah dengan kebutuhan komunikasi tinggi, seperti pusat pemerintahan, fasilitas kesehatan, jalur transportasi utama, dan kawasan permukiman padat penduduk.

Baca Juga  Pemerintah Tetapkan 87% Lahan Baku Sawah sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan

Di sisi lain, Telkomsel terus berupaya menghadirkan konektivitas bagi masyarakat dan mencatatkan progress signifikan dalam pemulihan jaringan telekomunikasi di Provinsi Aceh. Pemulihan ini menjadi bagian dari komitmen Telkomsel untuk terus hadir mendampingi masyarakat melewati masa darurat dan proses pemulihan.

Vice President Area Network Operations Sumatera Telkomsel, Nugroho A. Wibowo, menyampaikan bahwa proses pemulihan dilakukan dengan mengedepankan keselamatan, kecepatan, dan keberlanjutan layanan.

“Bagi kami, jaringan bukan sekadar infrastruktur. Di balik setiap site yang kembali aktif, ada harapan masyarakat untuk bisa kembali berkabar dengan keluarga dan menjalani aktivitas sehari-hari. Meski masih menghadapi tantangan pasokan listrik dan akses di beberapa titik, kami terus berupaya agar layanan dapat kembali normal sepenuhnya,” kata Nugroho. (*)