PASBAR, HARIANHALUAN.ID- Peringatan bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tingkat Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) tahun ini diselenggarakan secara berbeda.
Biasanya dengan upacara di perusahaan – perusahaan, namun sekarang dilakukan dengan gotong royong dan memberikan bantuan kepada korban banjir dan longsor di Pasanggiangan, Talamau, Senin (12/1).
Bantuan donasi tersebut adalah untuk warga terdampak Jorong Pasanggiangan dan Tinggam.
Bupati Yulianto menyampaikan bahwa dengan adanya musibah banjir dan longsor di Pasbar membuat momen peringatan bulan K3 menjadi berbeda. Namun, ini lebih menyentuh masyarakat langsung tanpa mengabaikan fungsi dari K3 tersebut.
Ia juga memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh tokoh masyarakat, perusahaan, serta pihak-pihak yang telah menunjukkan kepedulian dan kebersamaan selama terjadinya bencana di Pasaman Barat.
Ia menegaskan bahwa solidaritas masyarakat sangat berarti dalam membantu pemulihan pascabencana.
“Pemerintah pusat, provinsi, dan daerah berkomitmen untuk mempercepat perbaikan infrastruktur yang terdampak. Gubernur juga telah meninjau langsung kondisi jalan, dan saya sudah mensurvei jalan alternatif yang kemudian disetujui untuk digunakan,”ujar Yulianto.
Sementara itu, Ketua Panitia
Akhmad Yusri mengatakan peringatan Bulan K3 Nasional menyampaikan terima kasih kepada jajaran pemerintah atas dukungan yang diberikan. Ia menjelaskan bahwa peringatan Bulan K3 Nasional tahun ini mengusung tema Bangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang profesional, andal, dan kolaboratif.
Menurutnya, peringatan ini menjadi momentum penting dalam membangun budaya keselamatan kerja, meningkatkan kesiapsiagaan, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama.
“Melalui aksi kemanusiaan ini, diharapkan dunia kerja tidak hanya berfokus pada produktivitas, tetapi juga pada kepedulian sosial sebagai bentuk sinergi dunia usaha kepada saudara-saudara yang terdampak bencana,”katanya.
Adapun bantuan yang disalurkan berasal dari sumbangan perusahaan sawit dan perusahaan perbankan yang ada di Pasbar berupa paket sembako di Jorong Tinggam dan Pasanggiangan sebesar Rp15 juta, bantuan paket sembako berupa uang sebesar Rp19 juta, serta alat gotong royong. (*)





