PADANG, HARIANHALUAN.ID – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Padang terus mematangkan persiapan ajang Pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe) tahun 2026.
Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran pada tahun ini, pihak panitia memastikan rangkaian kegiatan tetap berjalan maksimal dengan dukungan dari berbagai donatur dan sponsor.
Kepala Bidang KB-K3 DP3AP2KB Kota Padang, Ahmaddin, menjelaskan bahwa antusiasme remaja Kota Padang tetap tinggi. Hingga menjelang penutupan pendaftaran pada 13 Januari 2026, tercatat sebanyak 186 peserta telah mendaftarkan diri.
“Harapan kita remaja dan pemuda memiliki pengetahuan, sikap, dan perilaku positif untuk merencanakan kehidupan keluarga secara matang, termasuk pendidikan dan karier. Mereka juga diharapkan menjadi garda terdepan dalam menjauhi seks bebas, HIV/AIDS, dan NAPZA,” ujar Ahmaddin.
Setelah proses pendaftaran ditutup, para peserta akan melewati serangkaian tahapan seleksi yang intensif, dimulai ujian tertulis yang akan dilaksanakan pada 17 Januari 2026. Selanjutnya, 18 Januari tahap wawancara, dan 20 Januari 2026 pengumuman sebanyaj 20 pasang (40 orang) finalis yang akan melaju ke babak berikutnya.
Kemudian pada 24 – 25 Januari 2026 dilaksanakan Technical Meeting yang mencakup materi bela negara (teori dan praktik) bekerja sama dengan Kodim, serta pembekalan koreografi.
Para finalis nantinya akan menjalani masa karantina di Gedung BKKBN Provinsi sebelum menghadapi acara puncak yang dijadwalkan berlangsung pada 14 Februari 2026 di Gedung Youth Center.
Pembina GenRe Kota Padang, Pricillia Septiana mengungkapkan bahwa penjurian tahun ini akan lebih banyak melibatkan pihak eksternal untuk menjaga objektivitas dan kualitas. Panel juri terdiri dari ahli stunting (BKKBN Provinsi), ahli kesehatan reproduksi (Dinas Kesehatan), psikolog, pakar public speaking, hingga unsur TNI.
“Kami ingin betul-betul menciptakan remaja yang berkualitas, bukan hanya untuk keluarganya tapi juga untuk masa depan mereka sendiri. Di tengah bonus demografi, peran remaja sangat dibutuhkan untuk mewujudkan Generasi Emas 2045,” kata Pricillia.
Pada acara puncak nanti, akan dipilih empat pasang pemenang juara 1, 2, 3, serta Juara harapan atau favorit. (*)





