PARIWISATA

Pesona Alam Salayan Jadi Destinasi Study Tiru Pariwisata Nagari

0
×

Pesona Alam Salayan Jadi Destinasi Study Tiru Pariwisata Nagari

Sebarkan artikel ini
Salayan
Wali Nagari Batipuah Ateh, Ade Putra (kiri) foto bersama dengan Wali Nagari Lareh Nan Panjang, Muskinta (kanan)

BATIPUAH ATEH, HARIANHALUAN.ID – Keindahan alam Salayan yang terletak di Jorong Sawah Diujuang, Nagari Batipuah Ateh, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar, menarik perhatian. Pada Minggu (11/1/2026), kawasan wisata alam ini menerima kunjungan Studi Tiru Pariwisata Nagari dari Wali Nagari Lareh Nan Panjang, Kecamatan VII Koto, Kabupaten Padang Pariaman, Muskinta.

Kegiatan studi tiru ini didampingi langsung oleh Wali Nagari Batipuah Ateh, Ade Putra, sebagai bentuk keterbukaan dan kolaborasi antar nagari dalam mengembangkan potensi pariwisata berbasis alam dan kearifan lokal.

Sepanjang kunjungan itu, Muskinta diajak menyusuri bentangan alam Salayan yang dikenal dengan pemandangannya yang masih alami dan asri. Hamparan perbukitan hijau, aliran air yang jernih, udara sejuk khas dataran tinggi, serta panorama persawahan yang berpadu harmonis menjadi daya tarik utama kawasan ini. 

Baca Juga  Pemkab Solok Selatan Minta Langkah Konkret Pengelolaan Dana Desa

Selain bentangan sawah sejauh mata memandang, juga terbentang bukit barisan, Gunung Marapi, Singgalang, serta Gunung Talang dan Danau Singkarak, yang dapat dilihat dari lokasi destinasi Pesona Alam Salayan.

Pesona Alam Salayan menawarkan pengalaman wisata yang tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga memberikan ketenangan dan kedekatan dengan alam. Gemericik air yang mengalir di sela bebatuan, pepohonan yang tumbuh alami, serta panorama lembah yang terbentang luas menjadikan Salayan sebagai potensi wisata unggulan nagari.

Dalam kegiatan studi tiru ini, Wali Nagari Lareh Nan Panjang menggali berbagai aspek pengelolaan wisata, mulai dari perencanaan kawasan, partisipasi masyarakat, hingga upaya menjaga kelestarian lingkungan.

Baca Juga  Desa Kubu Gadang Masuk Nominator UNWTO

Wali Nagari Batipuah Ateh menyampaikan bahwa pengembangan Pesona Alam Salayan dilakukan dengan mengedepankan konsep wisata berkelanjutan, di mana masyarakat nagari menjadi pelaku utama.

“Pariwisata nagari harus tumbuh seiring dengan pelestarian alam dan pemberdayaan masyarakat. Salayan kita jaga bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Ade Putra dalam sesi diskusi lapangan.

Sementara itu, Wali Nagari Lareh Nan Panjang, Muskinta, menyampaikan apresiasinya terhadap potensi dan pengelolaan Pesona Alam Salayan. Menurutnya, kawasan ini dapat menjadi contoh pengembangan wisata alam nagari yang tetap mempertahankan nilai-nilai lokal serta keaslian alam.