PADANG, HARIANHALUAN.ID — Pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Provinsi Sumbar tak berhenti menyebarkan bantuan kepedulian terhadap korban banjir bandang dan tanah longsor di beberapa kabupaten/kota di Sumatera Barat.
Dalam satu bulan terakhir, PWRI Sumbar telah menyerahkan bantuan untuk warga terdampak bencana alam di Banda Gadang (Kota Padang), Salareh Aia (Agam) dan Bayang (Pesisir Selatan), kini Pengurus PWRI Sumbar kembali menyerahkan bantuan di Kota Padang.
“Kami bersama Pengurus PWRI menyerahkan bantuan pakaian baru, uang tunai dan madu lebah untuk warga terdampak banjir bandang di Batu Busuak, Kecamatan Pauh, Kota Padang,” kata Ketua PWRI Sumbar Drs. H. Syafrizal Ucok, MM Dt. Nan Batuah, Jumat (16/1/2026).
Bantuan yang diserahkan langsung kepada 20 orang korban banjir ini, merupakan bagian dari bantuan PWRI Pusat dan juga dari pengurus PWRI Sumbar sendiri, serta ada perantau yang juga minta disalurkan bantuannya melalui PWRI Sumbar.
Ada perantau dari Batam yang memberikan bantuan untuk korban banjir melalui PWRI Sumbar, setiap Kepala Keluarga (KK) sebesar Rp150.000. Sesuai dengan jumlah bantuan telah disalurkan di beberapa tempat, termasuk di Batu Busuak, Kecamatan Pauh.
Menurut Syafrizal Ucok, korban banjir saat ini sedang berusaha bangkit dari keterpurukan secara ekonomi. Sehingga mereka perlu bantuan materi dan modal untuk berusaha kembali demi kehidupan ekonomi keluarganya.
“Kalau untuk makan Alhamdulillah sepertinya cukup dari pemerintah dan swasta yang menyumbang. Untuk tempat tinggal saat ini sedang dikebut Huntara dan diteruskan dengan Huntap. Masalah pokok saat ini adalah modal untuk berusaha kembali,” ujar Syafrizal Ucok, mantan Staf Ahli Gubernur Sumbar Bidang Ekonomi dan Keuangan ini.
Dalam penyerahan bantuan PWRI Sumbar di Batu Busuak Pauh ini, Ketua Syafrizal Ucok Dt. Nan Batuah didampingi Ketua Harian PWRI Sumbar Drs. Asnol Amri, MM., dan pengurus PWRI antara lain Nasir, Gusmaidar, Kuswandi dan Manurung. (*)





