SOLOK SELATAN

PKKS 2025, SMKN 1 Solok Selatan Tegaskan Komitmen Peningkatan Mutu dan Sinergi Dunia Industri

0
×

PKKS 2025, SMKN 1 Solok Selatan Tegaskan Komitmen Peningkatan Mutu dan Sinergi Dunia Industri

Sebarkan artikel ini
SMKN 1 Solok Selatan Tegaskan Komitmen Mutu dan Sinergi Dunia Industri. IST

SOLOK SELATAN, HARIANHALUAN.ID- SMK Negeri 1 Solok Selatan melaksanakan kegiatan Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS) Tahun 2025 yang berlangsung di Aula SMKN 1 Solok Selatan, Selasa (20/1/2026). Kegiatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan kejuruan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

PKKS tersebut melibatkan Pengawas Pembina Sekolah Ahli Madya Kabupaten Solok Selatan, Sarman, M.Pd., serta Arlison Sembiring sebagai penilai. Dalam kesempatan itu, Kepala SMKN 1 Solok Selatan, Syurya Hendra, S.Pd., memaparkan capaian kinerja sepanjang tahun 2025 yang dirangkum dalam delapan standar penilaian pendidikan.

Delapan standar tersebut meliputi standar kompetensi lulusan, standar isi, standar proses, standar penilaian pendidikan, standar pendidik dan tenaga kependidikan (PTK/GTK), standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, serta standar pembiayaan. Paparan disampaikan secara sistematis dan berbasis data perkembangan sekolah.

Penilai PKKS, Arlison Sembiring, menegaskan bahwa penilaian harus dilakukan secara objektif dan berlandaskan fakta kinerja serta etika kepemimpinan kepala sekolah. Penilaian ini dihimpun dari berbagai responden, mulai dari guru, siswa, orang tua/komite sekolah, hingga perwakilan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

“Penilaian diminta sesuai dengan fakta di lapangan, dengan rentang nilai 1 sampai 4. Silakan mengisi instrumen penilaian berdasarkan apa yang benar-benar terlihat,” jelas Arlison.

Hal senada disampaikan Ketua Komite SMKN 1 Solok Selatan, Joni Wardi Dt Malin Pangulu. Ia berharap proses penilaian tidak sekadar mencari kekurangan, tetapi menjadi bahan evaluasi konstruktif demi kemajuan sekolah ke depan.

“Bukan untuk mencari kelemahan semata, melainkan agar ke depan SMKN 1 Solok Selatan bisa menjadi lebih baik dan memberikan dampak positif bagi keberlangsungan pendidikan siswa,” ujarnya.

Instrumen penilaian mencakup berbagai aspek, di antaranya kepribadian, komunikasi, serta kerja sama kepala sekolah, khususnya dengan DUDI, selain aspek teknis dan manajerial lainnya.

Dalam presentasinya, Syurya Hendra tampil representatif dengan memaparkan laporan perkembangan sekolah sekaligus menonjolkan karya dan inovasi siswa. Beberapa produk hasil pengembangan siswa SMK bahkan telah diperkenalkan di tingkat kabupaten sebagai produk UMKM unggulan.

“Kami secara pribadi mengucapkan terima kasih yang tulus kepada seluruh pihak dan tim yang telah terlibat menyukseskan program bersama ini,” ucap Syurya.

Sebagai sekolah kejuruan tertua di Kabupaten Solok Selatan, SMKN 1 Solok Selatan tercatat secara resmi melalui SK Kepmen Dikbud RI Nomor 0596/01/1985 dan telah berusia 40 tahun. Dengan visi menghasilkan tenaga kerja unggul, terampil, dan mandiri yang menguasai IPTEK berlandaskan iman dan takwa, SMKN 1 Solok Selatan terus berkomitmen menjawab tantangan industri 4.0.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui misi peningkatan pendidikan berkarakter, penguatan kecintaan terhadap lingkungan dan budaya Minangkabau, pengembangan kewirausahaan, peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan, serta perluasan kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri, baik di dalam maupun luar negeri. (*)