PENDIDIKAN

Satpol PP Pessel Jaring Delapan Pelajar Keluyuran Saat Jam Sekolah

2
×

Satpol PP Pessel Jaring Delapan Pelajar Keluyuran Saat Jam Sekolah

Sebarkan artikel ini

PESISIR SELATAN, HARIANHALUAN.ID- Delapan pelajar SMK PGRI di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) terjaring razia Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) saat berada di luar lingkungan sekolah pada jam belajar, Rabu (21/1/2026). Mereka ditemukan masih mengenakan seragam sekolah saat berada di sebuah warung sekitar pukul 08.25 WIB.

Penertiban tersebut merupakan bagian dari operasi rutin Satpol PP dalam menegakkan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Pesisir Selatan Nomor 1 Tahun 2016 tentang Ketentraman Masyarakat dan Ketertiban Umum. Dalam aturan itu ditegaskan bahwa pelajar dilarang berada di luar sekolah pada jam pelajaran tanpa alasan yang jelas dan sah.

Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan pendekatan persuasif. Selain memberikan teguran, petugas juga memeriksa identitas serta melakukan pendataan terhadap seluruh pelajar yang terjaring razia. Setelah itu, mereka diberikan pembinaan dan imbauan agar tidak mengulangi perbuatan serupa.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Pesisir Selatan, Dongki Agung Pribumi, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak bertujuan menghukum, melainkan mendisiplinkan dan menyelamatkan masa depan generasi muda di wilayah tersebut.

“Penertiban ini adalah bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan. Jam belajar adalah waktu yang seharusnya dihabiskan di sekolah. Jika dibiarkan, kebiasaan ini bisa berdampak buruk pada pembentukan karakter dan kedisiplinan siswa,” ujar Agung.

Menurutnya, Satpol PP selalu mengedepankan pendekatan humanis dalam penertiban pelajar. Setelah pembinaan, para siswa dipanggil orangtuanya dan diarahkan kembali ke sekolah masing-masing, sembari Satpol PP berkoordinasi dengan pihak sekolah terkait tindak lanjut pembinaan.

Agung juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, dan orang tua dalam mengawasi aktivitas siswa selama jam belajar.

“Pengawasan tidak bisa hanya dilakukan oleh Satpol PP saja. Peran orang tua dan pihak sekolah sangat penting agar anak-anak kita benar-benar berada di lingkungan belajar saat jam pelajaran berlangsung,” ucapnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di lapangan dilaporkan aman dan kondusif tanpa adanya insiden. Satpol PP Pesisir Selatan memastikan kegiatan penertiban serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai upaya menciptakan ketertiban umum serta menumbuhkan budaya disiplin di kalangan pelajar. (*)