PARIAMAN, HARIANHALUAN.ID – Upaya memperkuat sektor pertanian di Kota Pariaman terus dilakukan melalui pemanfaatan teknologi modern. Pemerintah Kota Pariaman menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia kepada kelompok tani sebagai bagian dari strategi peningkatan produktivitas pertanian.
Bantuan alsintan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Pariaman, Yota Balad, kepada perwakilan kelompok tani di Aula Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kota Pariaman, Selasa (20/1).
Wali Kota Yota Balad menyampaikan bahwa modernisasi pertanian menjadi kunci penting dalam menghadapi tantangan keterbatasan tenaga kerja dan tuntutan peningkatan produksi pangan.
Menurutnya, pemanfaatan alsintan akan membantu petani bekerja lebih efisien, mengurangi ketergantungan pada tenaga manual, serta mempercepat proses pengolahan lahan hingga panen.
Ia menjelaskan, bantuan alsintan yang disalurkan dari Kementerian Pertanian tersebut berjumlah 25 unit, terdiri dari empat unit mesin perontok padi (power thresher), 18 unit hand traktor, dan tiga unit traktor roda empat.
Yota Balad menegaskan bahwa meskipun berstatus sebagai kota, Pariaman masih memiliki lahan pertanian yang cukup luas dan berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional.
Hal ini, kata dia, sejalan dengan visi dan misi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang menempatkan ketahanan pangan sebagai salah satu pilar utama peningkatan perekonomian nasional.
Ia berharap kelompok tani dapat memanfaatkan bantuan alsintan tersebut secara maksimal agar proses tanam dan panen menjadi lebih efektif serta mampu meningkatkan hasil produksi pertanian.
Selain penyaluran bantuan, Pemerintah Kota Pariaman juga akan melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap pemanfaatan alsintan agar penggunaannya tepat sasaran dan berkelanjutan.
Wali Kota meminta Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan beserta penyuluh pertanian untuk terus melakukan pembinaan, sekaligus mengajak kelompok tani merawat alsintan dengan baik demi keberlanjutan produksi pertanian di Kota Pariaman. (*)






