PADANG PARIAMAN, HARIANHALUAN.id— InJourney Airports Kantor Cabang Bandara Internasional Minangkabau (BIM) melaksanakan kegiatan bertajuk“InJourney Airports Peduli Difabel dan Road to Satu Juta Pohon” pada Jumat (23/1).
Ini merupakan bentuk kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di wilayah sekitar bandara.
InJourney Airports KC BIM menyalurkan berbagai bantuan kepada penyandang disabilitas, antara lain alat bantu mobilitas seperti kaki palsu, serta sarana pendukung pendidikan berupa buku braille.
Selain itu juga memberikan bantuan pemeriksaan dan pembagian kacamata gratis bagi para siswa Sekolah Dasar serta menanam dan membagikan ribuan batang pohon.
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Minangkabau, Dony Subardono mengatakan Program CSR telah menjadi bagian dari komitmen InJourney Airports.
“Bandara Internasional Minangkabau tidak hanya berfungsi sebagai pusat layanan transportasi udara, tetapi juga hadir memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar dan lingkungan,” ujarnya.
Ia menambahkan InJourney Airports KC BIM berkolaborasi dengan Kick Andi Foundation mewujudkan harapan penyandang disabilitas agar lebih produktif dengan bantuan 42 kaki palsu.
“Selain itu buku Braille sebagai sarana literasi bagi penyandang disabilitas tuna netra juga diberikan kepada Sekolah Luar Biasa (SLB) Wacana Asih dan sejumlah panti di wilayah Sumbar,” jelasnya.
InJourney Airports KC Bandara Internasional Minangkabau juga memberikan bantuan pemeriksaan dan membagikan kacamata gratis kepada siswa di lima sekolah dasar sekitar bandara.
“Sebanyak 674 pemeriksaan mata telah dilakukan dan 197 kacamata gratis diberikan kepada para siswa untuk membantu penglihatan mereka dalam belajar,” ujar Dony Subardono.
InJourney Airports juga mencanangkan Road to Satu Juta Pohon dengan melakukan penanaman pohon di seluruh wilayah kerja termasuk KC Bandara Internasional Minangkabau.
“Kantor Cabang Bandara Internasional Minangkabau menyalurkan 3.000 batang pohon ke pemerintah daerah serta sejumlah wilayah yang terdampak bencana longsor di Sumbar,” terangnya lagi.
Menurut Dony, penanaman pohon ini memiliki manfaat jangka panjang, mulai dari menjaga keseimbangan ekosistem, meningkatkan kualitas udara, hingga menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sehat.
“Program ini tidak hanya bersifat simbolis, tetapi merupakan langkah nyata kami dalam mendukung pelestarian lingkungan. Kami ingin berkontribusi langsung dalam menjaga alam Sumatera Barat,” ujarnya.
Dony menegaskan, pelaksanaan CSR ini dirancang sebagai program berkelanjutan yang melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, komunitas, dan masyarakat sekitar.
Kehadiran program tersebut diharapkan mampu mendukung pembangunan yang inklusif sekaligus memperkuat peran bandara sebagai bagian dari ekosistem sosial di Sumatera Barat.
InJourney Airports berharap dapat terus memperluas jangkauan program CSR, baik di bidang sosial, pendidikan, maupun lingkungan, demi terciptanya pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan. (h/ita)






