PARIAMAN, HARIANHALUAN.ID – Penguatan peran wartawan sebagai penjaga kebenaran informasi menjadi sorotan utama dalam Konferensi VII Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman yang digelar di Ruang Rapat Wali Kota Pariaman, Sabtu (24/1).
Konferensi yang mengagendakan pemilihan Ketua PWI periode 2026-2029 ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi organisasi dalam membangun insan pers yang profesional, beradab, dan bermartabat di tengah derasnya arus informasi digital.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Pariaman, Yalviendri, dalam sambutannya menegaskan bahwa konferensi ini memiliki peran strategis untuk memastikan pers tetap menjadi acuan kebenaran di tengah maraknya penyebaran hoaks dan disinformasi.
Menurutnya, wartawan saat ini tidak hanya dituntut mampu menyampaikan informasi, tetapi juga berperan sebagai penjaga akal sehat publik di tengah krisis informasi yang berkembang di masyarakat.
“Mengacu pada tema konferensi ‘Langkah Baru Membangun Wartawan Profesional yang Beradab dan Bermartabat’, wartawan harus memiliki kompetensi teknis, menguasai teknologi digital, serta bekerja secara cerdas dan bertanggung jawab,” ujar Yalviendri.
Ia menambahkan, penguasaan teknologi digital harus diimbangi dengan etika profesi. Wartawan dituntut menjunjung tinggi sopan santun, menghormati hak narasumber, tidak menyebarkan fitnah maupun hoaks, serta tidak merendahkan martabat pihak lain.
“Wartawan juga harus menjaga harga diri profesinya, tetap independen, dan tidak menjadikan berita sebagai alat propaganda ataupun provokasi,” tegasnya.
Terkait pemilihan ketua, Yalviendri menilai ketiga kandidat calon Ketua PWI Padang Pariaman dan Kota Pariaman, yakni Ahmad Damanhuri, Idham Fadhli, dan Ikhlas Darma Murya, merupakan sosok-sosok kompeten yang memiliki kapasitas manajerial dalam mengelola organisasi.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang selama ini telah menjalankan fungsi jurnalistik secara baik dan terus bersinergi dengan pemerintah dalam menyuarakan informasi serta memberikan masukan demi perbaikan penyelenggaraan pemerintahan.
Konferensi VII PWI Padang Pariaman dan Kota Pariaman secara resmi dibuka oleh Ketua PWI Provinsi Sumatera Barat, Widya Navis, dan turut dihadiri Ketua PWI Padang Pariaman dan Kota Pariaman Ikhlas Bakri, perwakilan Diskominfo Kabupaten Padang Pariaman, Cuncun Firmansyah, para kandidat calon ketua, serta insan pers dari kedua daerah. (*)






