PERISTIWA

Kebakaran Hanguskan Warung Makan dan 2 Rumah di Jati Adabiah

4
×

Kebakaran Hanguskan Warung Makan dan 2 Rumah di Jati Adabiah

Sebarkan artikel ini

PADANG, HARIANHALUAN.ID – Kebakaran terjadi di wilayah permukiman sekaligus area usaha di Jalan Jati Adabiah No. 43, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, pada Senin siang (26/1/). Insiden tersebut melibatkan bangunan yang berada di jalur utama dengan aktivitas lalu lintas yang cukup padat.

Api mengakibatkan kerusakan serius pada tiga rumah warga serta satu unit Rumah Makan Ampera. Salah satu bangunan yang terdampak diketahui milik aparatur sipil negara yang berada tepat di tepi jalan.

Informasi dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang menyebutkan, kejadian awal diketahui oleh seorang warga yang melihat kobaran api muncul dari salah satu rumah. Dalam waktu singkat, api membesar dan berpotensi menjalar ke bangunan lain karena jarak antarbangunan yang sangat berdekatan.

Kepala Dinas Damkar Kota Padang, Budi Payan, menjelaskan bahwa laporan masuk ke pos pemadam pada pukul 12.51 WIB. Tim langsung dikerahkan satu menit setelah laporan diterima dan tiba di lokasi sekitar tiga menit kemudian. Jarak lokasi kebakaran dengan markas pemadam diperkirakan sekitar 1,3 kilometer.

Menurut Budi, proses penanganan kebakaran cukup menantang karena lokasi berada di kawasan padat penduduk, tepat di jalan utama, serta dipenuhi kendaraan yang melintas. Meski demikian, petugas tetap berupaya maksimal agar api tidak meluas.

Sebanyak lima unit mobil pemadam beserta 75 personel diturunkan untuk mengendalikan api. Petugas bekerja intensif selama hampir 40 menit sebelum api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 13.30 WIB.

Peristiwa ini mengakibatkan empat petak bangunan dengan luas area terbakar sekitar 750 meter persegi mengalami kerusakan. Dua rumah warga dan satu rumah makan dilaporkan rusak berat, sementara satu rumah lainnya mengalami dampak sebagian.

Bangunan yang terdampak diketahui milik Jusmardiati (59), pemilik Rumah Makan Ampera Azzahra, Jasmanel (60) yang berprofesi sebagai PNS, serta Dasril Dahlan (73), seorang pensiunan.

Kebakaran tersebut berdampak pada 10 jiwa dari empat kepala keluarga. Meski demikian, seluruh warga masih dapat bertahan di lingkungan sekitar dan tidak ada yang harus mengungsi. Pihak Damkar memastikan tidak ditemukan korban luka maupun korban meninggal dunia.

Kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp500 juta. Namun, upaya cepat petugas berhasil menyelamatkan aset dengan nilai sekitar Rp2 miliar. Selain itu, tujuh bangunan rumah dan toko lain dengan potensi area terdampak seluas 1.500 meter persegi berhasil diamankan.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki. Petugas telah melakukan pendataan di lokasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menelusuri sumber api.

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang mengingatkan masyarakat, khususnya yang bermukim di kawasan padat dan pusat pertokoan di sepanjang jalan utama, agar lebih waspada terhadap risiko kebakaran serta segera melapor melalui layanan darurat Padang Sigap 112 apabila terjadi kondisi darurat. (*)