UTAMA

Rem Blong Diduga Jadi Penyebab Kecelakaan Beruntun di Panyalaian, 5 Orang Meninggal Dunia

9
×

Rem Blong Diduga Jadi Penyebab Kecelakaan Beruntun di Panyalaian, 5 Orang Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Pihak Satlantas Polres Padang Panjang saat melakukan olah TKP kecelakaan beruntun di Panyalaian, Senin (26/1/2026).

TANAH DATAR, HARIANHALUAN.ID – Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan beberapa kendaraan terjadi di Jalan Raya Padang Panjang–Bukittinggi, tepatnya di Jorong Pincuran Tinggi, Nagari Panyalaian, Kabupaten Tanah Datar, Senin (26/1) sekitar pukul 08.30 WIB. Peristiwa tragis tersebut mengakibatkan lima orang meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka.

Kapolres Padang Panjang AKBP Wisnu Hadi melalui Kasat Lantas AKP Pifzen Finot menjelaskan, kecelakaan bermula saat sebuah kendaraan truck trailer nomor polisi BK 9634 XA yang datang dari arah Bukittinggi menuju Padang Panjang diduga mengalami hilang fungsi pengereman saat melintas di jalan turunan.

“Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan truck trailer diduga mengalami rem blong sehingga menabrak bagian belakang truck box BA 8089 NU yang melaju searah di depannya,” ujar AKP Pifzen Finot.

Akibat benturan tersebut, truck box kemudian terdorong dan menabrak sepeda motor Honda Vario BA 6624 LAD yang dikendarai Yan Rahmad Fajri, yang saat itu membawa penumpang Elfi Febrianti. Kendaraan truck box kembali melaju tidak terkendali dan menabrak pangkalan ojek di sisi jalan, yang di dalamnya terdapat seorang pejalan kaki bernama Dian Febri, serta dua sepeda motor yang sedang terparkir.

“Truck box kemudian terbalik di sisi kiri jalan, sementara truck trailer terus melaju dan kembali menabrak dua orang pejalan kaki, yakni Jefrizal dan Alfizar, yang sedang berada di sebuah warung di kiri jalan,” lanjutnya.

Truck trailer tersebut baru berhenti setelah menabrak warung milik warga bernama Aris dan terbalik di pekarangan rumah warga. Dalam kejadian ini, pengemudi truck trailer Bandes H.T. Sihaloho dinyatakan meninggal dunia di lokasi.

Dikatakan Kasat Lantas, korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut berjumlah lima orang, masing-masing Bandes H.T. Sihaloho, Yan Rahmad Fajri, Dian Febri, Jefrizal, dan Alfizar.

Sementara empat korban lainnya mengalami luka-luka dan telah mendapatkan perawatan medis.
Selain menimbulkan korban jiwa, kecelakaan ini juga menyebabkan kerusakan pada lima unit kendaraan serta beberapa warung milik warga. Total kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp100 juta.

“Seluruh kendaraan yang terlibat telah diamankan, dan Satlantas Polres Padang Panjang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan,” tutup AKP Pifzen Finot.

Pihak kepolisian mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan berat, untuk memastikan kondisi kendaraan laik jalan sebelum beroperasi, terutama saat melintas di jalur rawan dan turunan panjang. (*)