PERISTIWA

Pelajar di Pessel Tewas Terlindas Truk Tangki di Jalan Nasional Padang–Painan

16
×

Pelajar di Pessel Tewas Terlindas Truk Tangki di Jalan Nasional Padang–Painan

Sebarkan artikel ini

PESISIR SELATAN, HARIANHALUAN.ID– Kecelakaan maut terjadi di Jalan Nasional Padang–Painan. Seorang pelajar perempuan di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat, meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan dengan sebuah truk tangki di kawasan Pasar Baru, Kecamatan Bayang, Rabu (28/1/2026) pagi.

Korban diketahui bernama Zakia (12), warga Api-Api, Kecamatan Bayang. Saat kejadian, korban dibonceng sepeda motor Honda Vario hitam bernomor polisi BA 2419 GV yang dikendarai rekannya, Azam (13), juga seorang pelajar asal daerah yang sama.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.00 WIB, ketika hujan masih mengguyur kawasan tersebut. Jalan nasional yang menjadi lokasi kejadian diketahui dalam kondisi basah, lurus, dan datar, dengan arus lalu lintas relatif sepi.

Kapolsek Bayang, IPTU Budi Saputra, membenarkan peristiwa tragis tersebut. Ia menjelaskan, bahwa sepeda motor yang dikendarai kedua pelajar itu melaju dari arah Padang menuju Painan, berada di belakang sebuah mobil L300.

“Setibanya di lokasi kejadian, mobil L300 di depan melambat. Sepeda motor yang berada di belakangnya menabrak bagian belakang kendaraan tersebut sehingga pengendara dan sepeda motor terjatuh ke badan jalan,” ujar IPTU Budi Saputra melalui keterangan resminya.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sebuah truk tangki Hino warna hijau dengan nomor polisi BA 8825 BU yang dikemudikan Zulkifli (55), warga Sungai Nyalo, Kecamatan Batang Kapas. Truk tersebut diketahui tengah menyalip kendaraan lain.

“Truk tangki kemudian menabrak pembonceng sepeda motor yang terjatuh di aspal,” jelasnya.

Akibat benturan keras tersebut, Zakia mengalami luka serius di bagian kepala. Sementara pengendara sepeda motor, Azam, mengalami luka pada bagian tangan kanan dan dagu.

Kedua korban sempat dilarikan ke Puskesmas Pasar Baru Bayang untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawa Zakia tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia oleh petugas medis.

“Pembonceng mengalami luka berat di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan pengendara masih menjalani perawatan intensif,” kata Kapolsek.

Petugas kepolisian dari Polsek Bayang langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan kendaraan yang terlibat, serta mengumpulkan keterangan saksi guna penyelidikan lebih lanjut.

Kepolisian juga mengimbau para pengguna jalan, khususnya orang tua, agar lebih memperhatikan keselamatan anak-anak mereka dan tidak membiarkan pelajar yang belum cukup umur mengendarai kendaraan bermotor, demi mencegah terulangnya tragedi serupa. (*)