PADANG

Atensi Distribusi Air dan Akselerasi Pemulihan Irigasi di Kota Padang

1
×

Atensi Distribusi Air dan Akselerasi Pemulihan Irigasi di Kota Padang

Sebarkan artikel ini
2. Wali Kota Padang, Fadly Amran

PADANG, HARIANHALUAN.ID —DPRD Kota Padang telah mendesak dan meminta Pemko Padang untuk segera bertindak cepat dan tepat dalam menangani wilayah-wilayah yang terdampak kekeringan, khususnya terkait gangguan distribusi air bersih yang dialami masyarakat di sejumlah kawasan.

Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, menegaskan perlunya pemetaan yang jelas agar proses perbaikan tidak berlarut-larut dan segera dituntaskan demi mengembalikan pelayanan air bersih secara normal.

“Tak hanya persoalan air bersih, kondisi irigasi yang hingga kini masih terputus akibat dampak banjir sebelumnya telah memperparah kondisi kekeringan di beberapa wilayah. Harus ada penanganan darurat terlebih dahulu, terutama di titik-titik yang bisa segera dialiri air,” jelasnya.

Ia bersama DPRD akan terus mendorong Pemko Padang dan instansi terkait agar bergerak cepat dan responsif, terutama dalam kondisi darurat yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat seperti ketersediaan air bersih.

Jalin Kolaborasi Pulihkan Irigasi

Menindaklanjuti hal tersebut, Pemko Padang pun mempercepat pemulihan saluran irigasi Gunung Nago sebagai langkah darurat mengatasi krisis air bersih di Kecamatan Pauh dan Kuranji.

Fokus utama pengerjaan ini adalah mengalirkan kembali air ke saluran irigasi guna menaikkan permukaan air tanah agar sumur-sumur warga yang kering dapat segera terisi kembali.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengatakan langkah ini diambil guna memastikan normalisasi saluran irigasi sayap kanan dan kiri berjalan lancar, mengingat perannya yang vital sebagai penyangga ketersediaan air tanah di pemukiman sekitar.

“Kondisi kekeringan saat ini merupakan dampak lanjutan dari gangguan sumber air di Gunung Nago dan Sungai Batang Kuranji,” katanya.

Ia menekankan pentingnya akurasi data dan kepastian jadwal distribusi air kepada masyarakat. Menghindari tumpang tindih, seluruh armada pengangkut air bersih kini berada di bawah satu komando. “Mulai saat ini pengangkutan air satu komando,” perintahnya.