PASAMAN BARAT

Nagari Bandarejo dan Ranah Air Haji Wakili Lomba PKK tingkat Sumbar 2026

1
×

Nagari Bandarejo dan Ranah Air Haji Wakili Lomba PKK tingkat Sumbar 2026

Sebarkan artikel ini

PASBAR, HARIANHALUAN.ID – Nagari Bandarejo dan Nagari Ranah Air Haji wakili Pasbar untuk mengikuti lomba PKK tingkat Sumbar tahun 2026.

Hal ini disampaikan oleh Sekda Doddy San Ismail dalam Rapat Koordinasi (Rakor) 10 program PKK dan persiapan lomba gerakan PKK sekaligus pelaksanaan 6 SPM Posyandu di Kabupaten Pasaman Barat Bersama OPD, kecamatan nagari dalam rangka mendukung pembangunan daerah di aula kantor bupati setempat, Jumat (30/1).

Hadir dalam kegiatan tersebut asisten, staf ahli, OPD, camat, Ketua PKK Sifrowati Yulianto, Ketua GOW Gusmalini M Ihpan, Ketua DWP Erisa Doddy San Ismail, wali nagari dan stakeholder terkait lainnya.

Sekda Doddy San Ismail dalam sambutannya menjelaskan bahwa sesuai dengan agenda PKK provinsi bahwa tahun 2026 ini akan dilaksanakan 2 event besar yaitu Lomba Gerakan PKK yang di wakili oleh Nagari Bandarejo dan Lomba
Dasawisma yang diwakili oleh Nagari Ranah Air Haji.

“Kami mengucapkan selamat kepada 2 nagari, yang saat ini menjadi nagari terbaik Tingkat Kabupaten Pasaman Barat. Sehingga menjadi utusan ketingkat provinsi tahun 2026,”katanya.

Ia berpesan kepada OPD, Instansi Vertikal, puskesmas, tim Penggerak PKK Tingkat Kabupaten,Kecamatan, Nagari untuk saling berkolaborasi untuk kelengkapan administrasi dan lapangan Ketika penilaian
nantinya.

“Hari ini juga akan dilaksanakan rapat koordinasi pelaksanaan 6 SPM Posyandu. Kami selaku pemerintah daerah sangat berkomitmen agar seluruh masyarakat mendapatkan capaian Standar Pelayanan
Miniman (SPM) sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan,” katanya.

Kemudian katanya, sebelumnya memang SPM ini dilaksanakan secara teknis oleh OPD pengampu SPM bidang Pendidikan, Bidang Kesehatan, Bidang Pekerjaan Umum, Bidang Perumahan Pemukiman, Bidang Sosial dan Bidang Trantibumlinmas.

“Namun saat ini melalui Permendagri 13 tahun 2024 di posyandu yang seharusnya memberikan pelayanan kepada masyarakat hanya bidang Kesehatan saja dan layanan yang terintegrasi. Namun juga membantu OPD dalam memberikan layanan 6 SPM. Untuk itu kami instruksikan kepada OPD pengampu 6 SPM ini jangan melepas begitu saja tugas transformasi posyandu 6 SPM Posyandu,” tandasnya.

Kepada kader posyandu, lanjut Doddy San Ismail carikanlah mekanisme agar capaian 6 SPM Posyandu ini bisa lebih mudah dilaksanakan dan dimonitoring oleh OPD Pengampu.