Selanjutnya, disampaikan rencana program kerja BUMNag Indo Jati Mandiri tahun 2026–2030 sebagai langkah strategis memperkuat peran BUMNag, sebagai motor penggerak ekonomi nagari berbasis potensi lokal.
Pembahasan berlangsung dinamis, terbuka dan konstruktif. Seluruh unsur peserta terlibat aktif dalam diskusi yang mencerminkan semangat musyawarah mufakat. Hasilnya, musnag menyepakati sejumlah ketetapan penting, yakni menerima dan mengesahkan laporan keuangan serta tutup buku BUMNag Tahun 2025, menyetujui program kerja BUMNag tahun 2026 dengan fokus utama pada pengelolaan bank sampah dan kolam ikan sebagai unit usaha produktif.
Melalui musnag ini, seluruh elemen nagari berharap BUMNag Indo Jati Mandiri mampu tumbuh sebagai penggerak utama perekonomian nagari, mengelola usaha secara profesional, transparan dan akuntabel, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mengembangkan unit usaha inovatif yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Sinergi antara BUMNag, pemerintah nagari, BPRN dan masyarakat pun diharapkan semakin kokoh.
Musyawarah ditutup dengan foto bersama dan makan siang bersama, menandai kebersamaan, serta penguatan silaturahmi antarunsur nagari, sekaligus mengawali langkah baru BUMNag Indo Jati Mandiri menuju nagari yang mandiri dan sejahtera. (*)






