JAKARTA, HARIANHALUAN.ID – Memiliki rumah dengan desain minimalis seringkali membuat bingung saat ingin mendekorasi untuk perayaan Imlek, sebab di satu sisi ingin menghormati tradisi dengan ornamen khas, di sisi lain dekorasi Imlek yang cenderung ramai dan penuh warna bisa bertabrakan dengan nuansa minimalis yang clean dan tenang.
Sebenarnya, kedua elemen ini sebenarnya bisa berpadu dengan harmonis, asalkan kita dapat menemukan keseimbangan yang tepat antara kehangatan tradisi dan kesederhanaan modern. Berikut cara bagaimana memadukan keduanya agar tetap indah, bermakna, dan tentunya tetap minimalis.
Prinsip Dasar Perpaduan Minimalis-Tradisional
Filosofi “Less is More” dalam desain minimalis tetap cocok jika dipadukan dengan dekorasi Imlek. Fokuslah pada kualitas daripada kuantitas dengan memilih sedikit dekorasi yang benar-benar bermakna, bukan menumpuk banyak ornamen yang membuat ruangan tampak penuh.
Tentukan focal point, misalnya area pintu masuk dengan lampion statement dan ornamen Fu, sementara area lain cukup diberi sentuhan halus melalui tekstil atau bunga. Gunakan aturan 80:20, yaitu 80 persen warna netral dan 20 persen warna festive seperti merah atau emas, agar rumah tetap terasa lapang namun tetap bernuansa Imlek.
Intinya, keseimbangan antara tradisi dan estetika minimalis dapat tercapai dengan pemilihan dekorasi yang tepat.
Strategi Pemilihan Warna
Warna merah sudah sangat lekat dengan simbol Imlek, tapi dalam rumah minimalis bisa terlihat terlalu mencolok. Maka dari itu gunakan warna merah hanya sebagai aksen agar ruangan tidak terasa penuh.
Padukan merah dengan putih dan natural wood untuk tampilan yang modern namun tetap festive. Jika merah terasa terlalu mencolok, bisa diganti dengan warna alternatif seperti terracotta, burnt orange, atau dusty pink yang lebih lembut. Aksen emas juga dapat digunakan dengan secukupnya, namun lebih baik memilih finish matte atau brushed agar terkesan elegan.
Prinsip utamanya adalah mempertahankan base warna yang netral dan menambahkan pop of color pada beberapa titik strategis. Dengan fokus pada 2–3 area aksen saja, ruangan akan terlihat lebih rapi, seimbang, dan tetap memiliki focal point yang jelas tanpa berlebihan.
Cara Memadukan Dekorasi
1. Pilih Ornamen Desain Simpel
Desain yang simple menjadikan ornamen tampak clean dan tidak ramai. Misalnya Lampion, daripada memilih dengan motif detail dan rumbai rumbai bisa diganti dengan bentuk geometri sederhana seperti bulat, silinder, atau kubus dengan warna solid. Gunakan tipografi modern atau calligraphy yang simpel karakter Fu (福) atau Chun (春).
Pilihlah ornamen berbahan natural seperti kayu, bambu, linen, atau kertas berkualitas karena lebih menyatu dengan estetika minimalis dibanding plastik mengkilap atau kain berpayet.






