SOLOK, HARIANHALUAN.ID — Pemerintah Kabupaten Solok menggelar rapat koordinasi bersama seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai upaya memperkuat sinergi dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pembangunan daerah, Senin (2/2/2026).
Rapat koordinasi yang berlangsung di ruang kerja Sekretaris Daerah Kabupaten Solok itu dipimpin langsung oleh Sekda Medison, serta dihadiri oleh staf ahli, para asisten, dan seluruh kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program dan kegiatan yang telah berjalan, sekaligus menyusun langkah strategis dalam menghadapi agenda serta tantangan pembangunan ke depan. Evaluasi dilakukan guna memastikan seluruh program pemerintah daerah berjalan efektif, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam arahannya, Sekda Medison menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kesatuan langkah, keselarasan visi, serta komitmen bersama antar perangkat daerah.
“Pemerintahan yang kuat bukan hanya dibangun dari regulasi, tetapi dari kolaborasi. Setiap kebijakan harus lahir dari dialog, setiap program tumbuh dari sinergi, dan setiap pelayanan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” ujar Medison.
Ia juga menekankan, pentingnya koordinasi dan komunikasi yang baik antar OPD agar seluruh perangkat daerah memiliki pemahaman yang sama terhadap prioritas pembangunan Kabupaten Solok.
“Keberhasilan pembangunan sangat bergantung pada kekompakan dan keseriusan seluruh OPD dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya,” tegasnya.
Selain evaluasi program, rapat koordinasi juga membahas pelaksanaan program MBG yang hingga saat ini masih terdapat 29 yayasan yang belum beroperasi. Menyikapi hal tersebut, Sekda meminta OPD terkait untuk turun langsung ke lapangan guna melakukan pengecekan lokasi dan titik MBG yang belum berjalan, sehingga kendala yang dihadapi dapat segera diidentifikasi dan dicarikan solusi.
“Program prioritas daerah dan MBG merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, dibutuhkan kerja sama yang solid dan tanggung jawab bersama,” kata Medison.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Solok berharap terbangun kesamaan persepsi serta semangat kebersamaan dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat. (*)






