PADANG, HARIANHALUAN.ID — Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan pengurus Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Sumbar periode 2024–2029 resmi dilantik di Auditorium Gubernuran, Selasa (3/2). Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi konsolidasi organisasi wartawan setelah melalui dinamika panjang di tingkat pusat maupun daerah.
Prosesi pelantikan pengurus PWI Sumbar oleh Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir semoat tertunda 1 tahun lebih. Sementara pengurus IKWI Sumbar dilantik oleh Ketua Umum IKWI Pusat, Indah Kirana.
Kehadiran pimpinan tertinggi organisasi ini menegaskan bahwa pelantikan tersebut memiliki arti strategis dalam struktur PWI secara nasional.
Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengakui bahwa PWI secara nasional menghadapi persoalan serius hampir dua tahun terakhir.
Dia menyebutkan PWI Sumatera Barat termasuk daerah yang terdampak kuat, bahkan sempat mengalami pembekuan sebelum kembali diaktifkan melalui mekanisme organisasi.
Munir menuturkan, fase dualisme kepengurusan yang sempat muncul di tingkat pusat akhirnya dapat diselesaikan melalui kesadaran bersama para pengurus.
Terpilihnya dirinya sebagai Ketua Umum dan Zulmansyah Sekedang sebagai Sekretaris Jenderal menjadi titik balik penyatuan organisasi.
“Dengan berakhirnya dualisme di pusat, maka di daerah juga kembali satu komando. Kini PWI harus fokus menjalankan peran sebagai organisasi profesi wartawan,” ujarnya.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, membacakan SK kepengurusan PWI Sumbar periode 2024–2029.
Sementara itu, Ketua PWI Sumbar, Widya Navies, menyampaikan bahwa kepengurusan yang dilantik merupakan hasil Konferensi Luar Biasa (KLB) pada 24 Mei 2024 lalu.
Namun, pelantikan sempat tertunda karena dinamika organisasi yang terjadi di tubuh PWI Pusat, sehingga berdampak pada administrasi kepengurusan di daerah.
Widya menjelaskan, PWI Sumbar bahkan mengalami tiga kali revisi Surat Keputusan (SK) sebagai bagian dari penyesuaian struktur organisasi.
Situasi itu menjadi catatan sejarah tersendiri bagi PWI Sumbar karena jarang terjadi dalam periode kepengurusan sebelumnya
Gubernur Sumbar yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda), Arry Yuswandi, menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan agar PWI dan IKWI menjadi mitra strategis pemerintah dalam penyebaran informasi yang akurat dan menyejukkan masyarakat.
Dia berharap, media tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga berperan dalam edukasi publik, mitigasi bencana, serta menjaga stabilitas sosial melalui pemberitaan yang berimbang.
Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan, Sawir Pribadi melaporkan pengurus yang dilantik ini adalah hasil konferensi pada 22 Mei 2024 lalu. Awalnya akan dilantik 18 Juli 2024, namun terundur la taran adanya kusruh di tubuh PWI Pusat. Kemudian ditunda pada 29 Juli 2024, namun persoalan di tubuh PWI Pusat tak jua reda, hingga akhirnya baru bisa dilaksanakan sekarang.
Ia berharap, momentum ini menjadi awal penguatan soliditas internal PWI Sumbar sekaligus mempererat hubungan antara pengurus pusat dan daerah demi kemajuan organisasi dan profesionalisme wartawan. (*)






