PERISTIWA

Mayat Perempuan Ditemukan di Pinggir Sungai Batang Tarusan, Polisi Berhasil Identifikasi Korban

26
×

Mayat Perempuan Ditemukan di Pinggir Sungai Batang Tarusan, Polisi Berhasil Identifikasi Korban

Sebarkan artikel ini

PESISIR SELATAN, HARIANHALUAN.ID — Warga Kenagarian Barung Barung Balantai, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan dewasa di pinggir Sungai Irigasi Batang Tarusan, Rabu (4/2/2026) sore.

Mayat tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 16.50 WIB oleh dua orang warga setempat, Hengki Mario Pander (37) dan Riki (35), saat keduanya hendak mencari batu air di sekitar aliran sungai untuk dijual.

Awalnya, para saksi mengira sosok tersebut merupakan orang yang sedang tertidur di atas batu di pinggir sungai. Namun setelah didekati, keduanya terkejut mendapati bahwa sosok tersebut telah meninggal dunia. Kondisi jasad korban ditemukan dalam keadaan mengenaskan, dengan bagian kepala dan tubuh yang sudah mengalami kerusakan. Korban saat itu mengenakan celana jeans berwarna biru.

Menyadari kejadian tersebut, para saksi segera melaporkan penemuan mayat itu kepada Pemerintah Nagari Barung-Barung Balantai dan Polsek Koto XI Tarusan.

Sekitar pukul 17.20 WIB, personel Polsek Koto XI Tarusan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek IPTU Irfan Chandra, bersama tenaga medis Puskesmas Barung-Barung Balantai dan dibantu masyarakat setempat, melakukan proses evakuasi terhadap jenazah. Selanjutnya, mayat korban dibawa ke RSUD M. Zein Painan untuk dilakukan pemeriksaan dan identifikasi lebih lanjut.

Pada malam harinya, sekitar pukul 20.00 WIB, Unit Identifikasi Satreskrim Polres Pesisir Selatan bersama Pamapta I melaksanakan kegiatan visum luar dan identifikasi jenazah di kamar jenazah RSUD M. Zein Painan. Proses ini dipimpin oleh Kanit Pamapta I Ipda Andre Purnama Putra, serta Kaur Identifikasi Aipda Rudi Kurniawan dan didampingi oleh dokter umum rumah sakit setempat.

Kasat Reskrim Polres Pesisir Selatan, AKP M. Yogie Biantoro, menjelaskan bahwa proses identifikasi dilakukan dengan menggunakan alat bantu pencarian wajah (face identification) serta perbandingan data media sosial.

“Berdasarkan hasil identifikasi, mayat perempuan tersebut diketahui berinisial WS, lahir di Karawang pada 26 November 1989, berusia 36 tahun, beragama Islam, dan berstatus sebagai ibu rumah tangga,” ujar AKP Yogie Biantoro.

Korban diketahui beralamat di Dusun Karang Anyar RT 012/003, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat.

Selain itu, polisi juga menemukan sejumlah ciri khusus pada tubuh korban, di antaranya tato gambar bunga di mata kaki kiri, tato di punggung kanan, tato bergambar love di pinggul kiri, mengenakan cincin di jari manis tangan kiri, serta menggunakan celana jeans merek Martin.