PADANG PANJANG, HARIANHALUAN.ID — Kelurahan Silaing Atas, Kecamatan Padang Panjang Barat (PPB) membahas tujuh usulan prioritas pembangunan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang), Kamis (5/2/2025).
Musrenbang tersebut dibuka Asisten III Bidang Administrasi Umum Setdako, Ade Nafrita Anas, dan dihadiri Sekretaris Bappeda, Erny Hafni, Camat PPB, Romi Ar Rahman, perwakilan OPD terkait, serta unsur kelurahan dan masyarakat.
Ade Nafrita menyampaikan, musrenbang merupakan forum penting untuk menjaring aspirasi masyarakat yang akan diselaraskan dengan arah kebijakan pembangunan daerah.
“Usulan yang disampaikan harus disesuaikan dengan prioritas pembangunan serta dokumen perencanaan yang telah disusun. Mengingat keterbatasan anggaran, maka perlu dilakukan penetapan skala prioritas yang sejalan dengan program unggulan Wali Kota dan Wakil Wali Kota,” ujarnya.
Ia menambahkan, untuk tahun anggaran 2026, Pemerintah Kota telah memberikan arahan agar setiap RT mendapatkan pagu anggaran sekitar Rp150 juta yang difokuskan pada perbaikan infrastruktur lingkungan.
“Silakan diusulkan kebutuhan infrastruktur yang paling mendesak di masing-masing wilayah, disertai rincian anggaran dan dampak manfaatnya bagi masyarakat. Setiap usulan tentu akan melalui proses verifikasi dan peninjauan lapangan,” jelasnya.
Sementara itu, Lurah Silaing Atas, Mulyadi, menjelaskan, dari tujuh usulan yang dibahas, enam di antaranya merupakan usulan bidang fisik dan satu usulan di bidang sosial budaya.
“Usulan-usulan ini merupakan hasil rembuk warga dan diharapkan dapat menjadi perhatian pada tahapan musrenbang selanjutnya. Kami berharap ada usulan yang dapat direalisasikan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Silaing Atas,” ungkapnya.
Melalui musrenbang ini, Pemerintah Kota berharap perencanaan pembangunan dapat berjalan lebih terarah, tepat sasaran, serta benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat di tingkat kelurahan. (*)






