BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.ID — Kota Bukittinggi menjadi salah satu dari lima daerah di Indonesia yang menerima penghargaan The 5th ASEAN Clean Tourist City Award.
Penghargaan bergengsi di tingkat ASEAN itu diterima langsung oleh Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kota Bukittinggi Rofie Hendria, pada ASEAN Tourism Award yang digelar di Grand Ballroom Nustar Resort, Cebu, Filipina, Jumat (30/1) kemarin.
Selain Bukittinggi, empat daerah lainnya di Indonesia yang menerima penghargaan tersebut yakni Kota Malang, Kota Surakarta, Kota Tomohon, dan Kabupaten Gianyar.
Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengatakan, penghargaan bergengsi di tingkat Internasional yang diterima itu menjadi pengakuan atas komitmen Bukittinggi dalam menjaga standar kebersihan dan keberlanjutan lingkungan.
Penghargaan yang diterima merupakan hasil kerja keras bersama antara pemerintah, pelaku usaha pariwisata, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan, kenyamanan, serta kelestarian lingkungan.
Penghargaan ini juga menjadi motivasi bagi Pemko Bukittinggi untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan destinasi wisata dan menjadikan kebersihan sebagai budaya, guna memperkuat posisi Bukittinggi sebagai destinasi wisata unggulan di kawasan ASEAN.
“Alhamdulillah Kota Bukittinggi berhasil meraih penghargaan sebagai Kota Wisata Terbersih di ASEAN. Ini adalah hasil kerja bersama seluruh masyarakat, pemerintah, pelaku usaha pariwisata, serta semua pihak yang terus menjaga kebersihan dan keindahan kota kita,” ujar Ramlan.
Dikatakannya, penilaian ASEAN Clean Tourist City Award mencakup berbagai aspek, antara lain pengelolaan kebersihan dan sampah, sanitasi, penataan ruang publik, kelestarian lingkungan, serta dukungan kebijakan dan partisipasi masyarakat. Seluruh aspek penilaian tersebut telah lama menjadi prioritas pemerintah dalam pembangunan sektor pariwisata di Kota Bukittinggi.
Menurutnya, penghargaan yang diraih itu sekaligus menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan destinasi wisata serta menjadikan kebersihan sebagai budaya bersama, demi memperkuat posisi Kota Bukittinggi sebagai destinasi wisata unggulan di kawasan ASEAN.
“Dengan penghargaan yang kita terima ini mari kita terus tingkatkan kesadaran dalam menjaga lingkungan, kebersihan dan kenyamanan kota. Kita ingin Bukittinggi bersih, indah dan berkelas dunia,” kata Ramlan.
Kepala Dinas Pariwisata Bukittinggi Rofie Hendria menyampaikan, penghargaan yang diterima merupakan pengakuan tingkat Asia Tenggara. Hal ini membuktikan Bukittinggi mampu mewujudkan kota wisata yang tidak hanya indah, tetapi juga nyaman dan berkelanjutan.
Penghargaan ASEAN Clean Tourism City 2026 merupakan salah satu kategori dalam ajang ASEAN Tourism Awards. Selain kategori kota bersih, ajang ini juga memberikan apresiasi melalui kategori ASEAN Green Hotel, ASEAN MICE Facility, dan Sustainable Tourism Product.
“Ajang tahunan ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada daerah dan entitas bisnis yang memiliki produk serta layanan pariwisata berkualitas tinggi. Penghargaan ini juga menjadi panggung bagi destinasi di kawasan Asia Tenggara untuk memasarkan potensi pariwisatanya secara efektif ke tingkat global,” ujar Rofie.
Dalam kesempatan tersebut imbuhnya, Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias juga bertemu dan berdiskusi dengan Wakil Kepala Perwakilan KBRI Manila, Victoria Dewayani, terkait pengenalan Kota Bukittinggi sebagai Kota Perjuangan sekaligus destinasi wisata yang wajib dikunjungi.
“Kita juga bersyukur karena Victoria Dewayani menyampaikan dukungan serta kesediaannya untuk turut mempromosikan pariwisata Kota Bukittinggi di pasar internasional, khususnya di Filipina,” ucap Rofie. (*)






