“Kami ingin wisatawan lebih betah. Harapannya, seluruh rencana pengembangan bisa dieksekusi dengan baik,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif mendukung pariwisata tanpa harus membuka usaha yang sama.
Menurutnya, masyarakat dapat mengembangkan potensi lain seperti homestay, tracking alam, hingga pengalaman pertanian berbasis kearifan lokal.
“Kawasan Pinus Talang hadir sebagai objek wisata yang menawarkan suasana alam asri dengan udara sejuk dan pemandangan yang tidak bisa ditemui di tempat lain,” pungkasnya.
Dila, pengelola Pinus Talang mengatakan kunjungan didominasi oleh keluarga di hari libur. Di hari biasa didominasi oleh anak-anak muda. Umumnya mereka datang untuk bersantai mengopi dan menikmati suasana tenang.
Salah satu pengunjung, Miza dari Tiakar menyampaikan hal yang menarik dari Pinus Talang ini adalah udaranya yang sejuk dan suasananya yang menenangkan.
Ditambah, harga makanan dan minuman yang ditawarkan cukup terjangkau, sesuai dengan budget anak-anak muda.
“Datang ke Pinus Talang ini bikin nagih, bahkan ada teman yang mau datang 8 kali dalam sebulan saking nyamannya berkunjung ke sini,” ujarnya. (*)





