PADANG PANJANG, HARIANHALUAN.ID — Jajaran pejabat Pemerintah Kota Padang Panjang, mulai dari staf ahli, asisten, hingga kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), turun langsung ke sekolah-sekolah sebagai pembina upacara bendera, Senin (9/2/2026).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Nasrul menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota, Hendri Arnis, agar seluruh pejabat Pemko aktif menyosialisasikan program-program strategis yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
“Melalui peran sebagai pembina upacara, para pejabat dapat menyampaikan pesan-pesan pembangunan secara langsung kepada para pelajar,” ujarnya.
Dalam amanat upacara, sejumlah isu strategis disampaikan kepada peserta didik. Di antaranya mendorong kesiapan siswa dalam menyukseskan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026, dengan memotivasi pelajar agar mampu berkompetisi dan menembus sekolah-sekolah favorit di jenjang SMP dan SMA sederajat.
Selain itu, para siswa juga diingatkan untuk mempersiapkan diri menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun Pembelajaran 2025/2026 yang dijadwalkan berlangsung pada April 2026.
Pejabat Pemko turut menekankan pentingnya upaya pencegahan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah. Seluruh warga sekolah diajak bersama-sama mewujudkan sekolah yang ramah, aman, nyaman, dan menyenangkan, serta didukung oleh lingkungan yang bersih dan sehat.
“Tak kalah penting, edukasi pengelolaan sampah juga menjadi perhatian. Para pelajar diajak membiasakan pemilahan sampah dan mengolah sampah organik menjadi kompos. Selain menjaga kebersihan lingkungan sekolah, hal ini juga memiliki nilai ekonomi,” katanya.
Program pejabat Pemko sebagai pembina upacara ini, lanjut Nasrul, direncanakan akan dilaksanakan secara berkala di sekolah-sekolah se-Kota Padang Panjang. Program tersebut menjadi bagian dari upaya membangun karakter generasi muda yang berdaya saing, peduli lingkungan, serta sejalan dengan arah pembangunan daerah. (*)






