SUMBAR

Operasi Bersih Pantai Padang, Polda Sumbar Bersihkan 5 Ton Sampah

26
×

Operasi Bersih Pantai Padang, Polda Sumbar Bersihkan 5 Ton Sampah

Sebarkan artikel ini

PADANG, HARIANHALUAN.ID — Operasi bersih pantai yang digelar Polda Sumatera Barat bersama TNI di kawasan Pantai Padang, Selasa (10/2/2026) pagi, bukan sekadar simbolik.

Dari kegiatan yang diinisiasi Direktur Polisi Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Sumbar, AKBP Ibnu Bagus Santoso ini, tercatat sekitar 5 ton sampah berhasil diangkut dari salah satu destinasi wisata utama Kota Padang tersebut.

Jumlah itu menjadi cermin nyata persoalan serius pengelolaan sampah, khususnya sampah rumah tangga, yang masih berujung ke sungai dan laut.

Aksi bersih pantai ini melibatkan ratusan personel gabungan Ditpolairud dan Ditsamapta Polda Sumbar, TNI AL, TNI AD, TNI AU, serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Sejak pagi, para personel menyisir bibir pantai dan muara, mengangkut sampah plastik, kayu, hingga limbah domestik yang mencemari kawasan pesisir.

Wakil Kepala Polda Sumbar, Brigjen Pol Solihin menegaskan bahwa kebersihan lingkungan tidak bisa terus-menerus diselesaikan di hilir, yakni dengan membersihkan pantai dan laut semata.

Baca Juga  Komisi II DPRD Padang Minta UPTD Perparkiran Tingkatkan Pendapatan dan Retribusi

Menurutnya, persoalan utama justru harus diselesaikan dari hulu, yakni dari rumah tangga dan lingkungan tempat tinggal masyarakat.

“Kalau hari ini kita angkut sampai lima ton sampah, itu artinya ada persoalan serius di hulu. Jangan buang sampah sembarangan, apalagi ke sungai. Semua akhirnya bermuara ke laut,” tegasnya.

Ia menekankan, budaya hidup bersih harus dibangun sejak dini dan dimulai dari rumah. Jika masyarakat disiplin mengelola sampah dari sumbernya, beban pencemaran di sungai dan laut dapat ditekan secara signifikan.

“Rumah tangga adalah kunci. Kalau dari rumah sudah tertib, pantai dan laut tidak akan jadi tempat penampungan sampah,” katanya.

Dalam operasi tersebut, sebanyak 450 personel Polri diterjunkan, didukung 150 personel gabungan TNI Wakapolda memastikan, kegiatan ini tidak akan berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi akan dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan lintas sektor.

“Pantai Padang ini wajah Sumatera Barat. Kalau wajahnya kotor, citra daerah juga ikut tercoreng,” ujarnya.

Baca Juga  4 Th Anniversary, Alumni Siswa Setukpa Angkatan 47 Resimen Wira Satria Wicaksana Berikan Bansos

Ia juga mengingatkan bahwa Pantai Padang tidak hanya dikunjungi masyarakat lokal, tetapi juga wisatawan dari berbagai daerah. Kebersihan kawasan wisata, menurutnya, berbanding lurus dengan kenyamanan pengunjung dan keberlanjutan pariwisata.

“Malu kita kalau destinasi unggulan justru dipenuhi sampah. Kalau bersih, orang datang dengan senang dan mau kembali,” katanya.

Meski pemerintah daerah telah menyediakan fasilitas tempat pembuangan sampah, Brigjen Pol Solihin menegaskan bahwa faktor penentu tetap berada pada kesadaran individu, bukan pada ada atau tidaknya petugas.

“Jangan menunggu ditegur baru disiplin. Kesadaran itu harus lahir dari diri kita sendiri,” tutupnya.

Banyaknya timbulan sampah yang berhasil terkumpul pada Operasi bersih pantai kali ini adalah bukti bahwa penanganan sampah tidak cukup hanya di pesisir.

Tanpa upaya kongkrit nyata pengurangan sampah dari hulu atau dari rumah tangga dan lingkungan sekitar, pantai dan laut akan kian tercemar dan tidak sehat bagi semua makhluk hidup. (*)